Menu

Add your banner here

 Film Terbaru
Beverly Hills Chihuahua

Add your banner here

 Play-Asia.com

Search Play-Asia


VGI Podcast

 Berita Game Terbaru
Narapidana Melarikan Diri dengan Cara Ala Solid Snake

Square Enix Membuka Studio Baru di Los Angeles

Penjualan Call of Duty: World at War Minggu Pertama Melebihi CoD4 di Inggris

Epic Games Memenangkan Technology Award

Microsoft: Nyaman dengan Posisi Saat ini, Mengharapkan Dominasi 2:1 Terhadap PS3

Gears of War 2 Terjual Lebih dari 2 Juta Unit dalam Waktu Singkat

Far Cry 2 Mencapai Angka Penjualan Satu Juta

Atari Mengkonfirmasikan Persetujuan untuk Ghostbusters: The Videogame

Lonjakan Laba Konami Sebesar 90% Didongkrak oleh Penjualan MGS4

Ubisoft Membatalkan Game Heroes, Hak Kembali Pada NBC

 Film Terbaru
"Beverly Hills Chihuahua"
Walt Disney Pictures
Comedy, Fable, Family
B
"Quantum of Solace"
Columbia Pictures
Action / Thriller / Spy / Adventure
B
"Journey to the Center of the Earth"
New Line Cinema
Action / Adventure / Family / Fantasy / Sci-Fi
C
"Max Payne"
20th Century Fox
Action / Drama / Thriller
B

The X-Files: I Want to Believe – 20th Century Fox
By LeeYunRain
Published: July 24, 2008
Print    Email

The X-Files: I Want to Believe mengambil setting waktu 6 tahun setelah kejadian-kejadian di serial TV-nya dimana kedua mantan agen FBI, Mulder dan Scully telah menjalani hidupnya masing-masing. Namun, tampaknya kehidupan kedua agen tersebut harus kembali terusik oleh sebuah kasus mengenai agen yang hilang. Kini, FBI kembali membutuhkan kedua agen pakar kasus X-Files tersebut untuk bisa mengungkapkan kenyataan di balik kasus tersebut. Lebih dari sekedar kasus orang hilang, kasus ini juga menuntun mereka pada penemuan sisa mutilasi dan korban terbunuh. Berhasilkah mereka menemukan agen FBI yang hilang? Dapatkah mereka mengungkapkan kenyataan di balik kasus tersebut? The truth is out there…

The Story

Kisah ini diawali dengan penyerangan dan hilangnya seorang agen. FBI pun memulai pencarian agen tersebut bersama dengan Father Joe, seorang pastor yang memiliki ‘penglihatan’. Tidak jauh dari TKP, Father Joe telah mengantarkan mereka pada penemuan sebuah potongan tangan hasil mutilasi. Merasakan bahwa ada yang janggal dengan sang pastor dan kasus tersebut, FBI memutuskan untuk memanggil kembali Fox Mulder, mantan agen FBI yang cukup dikenal baik dengan kemampuannya menyelesaikan kasus-kasus X-Files. Untuk bisa menemukan Mulder, maka FBI terlebih dulu mencari Dana Scully, yang kini menjalani hidup sebagai seorang dokter.

Bukanlah sebuah hal yang sulit bagi Scully untuk menemukan Mulder. Mulder kini hidup dalam sebuah pengasingan dengan rutinitasnya mengumpulkan kliping berita kejadian-kejadian aneh. Awalnya, Mulder menolak untuk membantu FBI menemukan kembali agennya yang hilang. Namun, keputusannya berubah seketika dengan ingatan akan hilangnya adik perempuannya.

Kemudian, Mulder dan Scully dipertemukan oleh FBI dengan Father Joe, yang ternyata pernah menjadi pelaku kejahatan seksual terhadap para putra altar-nya. Scully dengan berbekal rasa curiga terhadap Father Joe, dan Mulder yang masih penuh dengan rasa ingin tahu pun berangkat bersama dengan para agen FBI dan Father Joe. Keyakinan akan logika telah membuat para agen tersebut merasa ragu dengan kebenaran ‘penglihatan’ Father Joe, hingga akhirnya Mulder mulai merasa percaya setelah menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri Father Joe yang menangis dan mencucurkan air mata darah.

Scully yang merasa bahwa keterlibatannya dan Mulder dengan kasus ini telah cukup jauh, kemudian mengajak Mulder untuk menarik diri. Mulder yang penuh dengan keyakinan akan hal-hal di luar logika pun menolak untuk mendengarkan Scully. Scully lebih memilih untuk menjalankan tanggung jawabnya sebagai seorang dokter, yang pada saat itu juga harus dihadapkan dengan penyakit sandhoff seorang pasien anak. Tidak hanya sampai pada hilangnya seorang agen, bukti-bukti lain mengarahkan bahwa ada korban lain yang telah jatuh. Penyelidikan dan pengejaran yang dilakukan oleh FBI dan Mulder juga telah menjatuhkan korban seorang agen FBI lainnya dan mengantar mereka kepada sang pelaku mutilasi. Akhirnya, Mulder pun berusaha untuk bertindak sendirian dalam menyelesaikan kasus ini. Sendirian telah membuat dirinya cukup lengah dan dicelakai oleh sang pelaku. Mampukah FBI menemukan kembali agennya yang hilang? Apakah tujuan dari kekejaman sang pelaku mutilasi? The truth is out there… You have to believe…

Overall

Istirahat yang cukup panjang tampaknya bagi Chris Carter dan kedua agen FBI. Sebuah istirahat yang cukup lama sepertinya belum bisa memberikan hasil terbaik untuk cerita film ini. Terus terang saya agak merasa bahwa kasus yang dibawakan oleh I Want to Believe bukanlah sebuah kasus yang bisa dikategorikan sebagai salah satu kasus X-Files. Saya cenderung lebih merasa bahwa film ini lebih seperti sebuah film thriller yang biasa saja. Kurangnya nuansa suspense dan unsur misteri dalam film ini telah membuat saya cukup merasa berkecil hati.

Meskipun masih menampilkan soundtrack khas serial TV-nya, film ini masih belum bisa mengobati rasa kangen saya akan menariknya serial TV The X-Files. X-Files yang biasanya mampu menyajikan suatu kisah yang tidak dapat dijelaskan nalar, kini hanya sebatas kisah pembunuhan yang tidak bisa dibilang istimewa. Yang cukup saya perhatikan di film ini hanyalah karakter Mulder dan Scully. David Duchovny dan Gillian Anderson masihlah Mulder dan Scully yang dulu. Akting mereka pun masih tetap terlihat sama. Begitu pula dengan karakteristik khas mereka. Mulder masih terlihat keras kepala dan percaya dengan berbagai kejadian yang tidak bisa dijelaskan oleh logika. Scully masih tetap keras dengan ideologinya yang logis. Hubungan mereka berdua yang kompleks kembali ditampilkan di sini. Keduanya benar-benar kelihatan sudah cukup tua, mengingat bahwa Gillian dan Duchovny telah absen sekitar 6 tahun dari The X-Files.

Overall, film ini belum bisa memberikan sebuah kesan yang istimewa dari The X-Files. Alur cerita film ini bisa dibilang standar, malah agak membosankan. Sebelum kamu menyaksikan film ini, tampaknya kamu tidak perlu berharap banyak untuk bisa mendapatkan cerita ala serial TV-nya. Mungkin film ini lebih cocok untuk dinikmati para penggemar ‘ringan’ The X-Files.

VGI Rates: C

Overview

Directed by Chris Carter
Produced by Chris Carter
Frank Spotnitz
Written by Frank Spotnitz
Chris Carter
Starring David Duchovny
Gillian Anderson
Amanda Peet
Xzibit
Billy Connolly
Music by Mark Snow
Cinematography Bill Roe
Distributed by 20th Century Fox
MPAA Dewasa (Indonesia)

- 2316 Views

View Comments (2)




 Facilities

Enjoy our facilities, just for Gamer Indonesia!

RSS Feeds
Widget for Mac
Video Podcast

 Login Panel
Username:
Password:
Remember Me

Not registered?
Register now!

Forgot your password?

Add your banner here

 Artikel VGI
November 17, 2008
 [Lensa VGI] Akhir Pekan di Indonesia Game Show

November 12, 2008
 [Lensa VGI] Foto Hari Pertama Indonesia Game Show 2008 @ Plenary Hall JCC

November 6, 2008
 [Lensa VGI] Indonesia Japan Expo - 02 November 2008

October 31, 2008
 [Lensa VGI] Foto Hari Pertama Toy Fair 2009 Warm Up Event

October 24, 2008
 [Schedule] Toys & Comics Fair 2009 Warm Up Event

September 18, 2008
 [Lensa VGI] Launching ASUS PDA Phone - 16 September 2008 @ Club 3 Degrees, FX Lifestyle Center

September 8, 2008
 [VGI Labs] Metal Gear Solid 4 Bluetooth Headset

August 22, 2008
 [Lensa VGI] Grand Final World GameMaster Tournament 2008 Indonesia (WGT 2008) - 21-24 Agustus 2008 @ Mall Artha Gading

August 21, 2008
 New Avatar: Emovatar

August 20, 2008
 Kronologi Nonton Bareng CLONE WARS

August 7, 2008
 Sejarah 'Singkat' Metal Gear

August 1, 2008
 Sejarah Game Ninja Gaiden

July 31, 2008
 Join Us!! Soul Calibur VGI Sub-Forum!!

July 21, 2008
 [Lensa VGI] Oleh-oleh dari China Joy 2008 @ Shanghai New International Expo Center - 17-19 Juli 2008
 [Lensa VGI] Oleh-oleh dari Indonesian Motor Show 2008 @ Jakarta Convention Center - 11-20 Juli 2008

June 18, 2008
 VGI Street Fighter Gathering @ Rumah Mr. Kelly – 28 Juni 2008

June 16, 2008
 [Lensa VGI] Pameran LG Scarlet - 13 Juni 2008 @ Senayan City

June 5, 2008
 [Lensa VGI] Relaunching Astro Xpresi: The Birth of X-Culture @ Blitz Megaplex, Grand Indonesia - 30 Mei 2008

May 19, 2008
 Fasilitas-fasilitas Terbaru VGI

May 13, 2008
 [Lensa VGI] Jalan-jalan ke Otobursa 2008 @ Parkir Timur Senayan, 10 Mei 2008


VGI Podcast