Menu


 Latest Movie
Inception


VGI Podcast

 Berita Game Terbaru
Nintendo Akan Ungkap Harga dan Tanggal Rilis 3DS September

HAWX 2 Miliki Banyak Mode Multiplayer

Sutradara Hellboy Akan Tangani Proyek Game

Produser Eksekutif The Force Unleashed Mengundurkan Diri

SSFIV 3DS Berawal dari Rencana PSP dan DS

Eropa Peroleh Birth by Sleep Special Edition

Screenshot Pertama Macross Trial Frontier

THQ Menyiapkan Sebuah Seri WWE Terbaru

Ono dan Harada Perbincangkan Asal-Muasal Street Fighter x Tekken, Perlihatkan Screenshot Terbaru

Atlus Persiapkan Radiant Historia

 Film Terbaru
"Salt"
Columbia Pictures
Action / Thriller
B
"Inception"
Warner Bros. Pictures
Action / Sci-Fi / Adventure / Drama / Thriller
A
"Predators"
20th Century Fox
Action / Sci-Fi / Adventure / Thriller
B
"Toy Story 3"
Walt Disney Pictures
Animation / Adventure / Action / Comedy / Family
A

Street Fighter: The Legend of Chun-Li - 20th Century Fox
By puturay
Published: June 17, 2009
Print    Email


Share |


Overall

Setelah menyaksikan film ini, saya jadi bisa mengerti mengapa banyak sekali suara-suara yang menyatakan kalau film ini mengecewakan. Tampaknya film ini berhasil menyusul jejak film Dragonball Evolution yang juga habis dikritik oleh para penggemarnya. Film hasil kerjasama antara Hyde Park Entertainment, Capcom Company Ltd., dan Adlabs Films Ltd ini secara keseluruhan tampil mengecewakan, tidak hanya bagi penggemar game Street Fighter tapi mungkin juga para penggemar film laga.


Andrzej Bartkowiak dan Kristin Kreuk

Dari segi cerita, film ini boleh dibilang memiliki materi yang cukup menarik. Bagaimana perjuangan Chun-Li yang ingin membalaskan dendam atas penculikkan ayahnya oleh Bison. Namun, entah kenapa pada saat pengaplikasiannya cerita menjadi terkesan basi dan mudah ditebak. Belum lagi dialog-dialog yang berkesan murahan dan asal-asalan, terutama dialog-dialog milik karakter Charlie Nash dan juga Maya Sunee. Terlalu maksa deh kesannya.


Maya in Action

Kalau dilihat dari segi laga-nya, film ini juga seharusnya menjanjikan aksi-aksi khas beberapa karakter Street fighter, bukan hanya sekedar numpang lewat atau yang penting ada. Secara film ini judulnya Street Fighter, seharusnya aksi-aksi street fighting juga diperbanyak. Plus, teknologi film laga kan juga sudah maju, saya rasa film ini harusnya bisa lebih. Kok, malah berkesan kayak dibikin di tahun 80-an, dimana teknologi film masih lebih terbatas.


Ayo kembaliin sepatu gue...

Pemilihan para pemain juga patut dijadikan catatan. Kristin Kreuk, pemeran utama dalam film ini, memang tampil memikat dan menurut saya menjadi satu-satunya daya tarik dari film ini. Para penggemar serial Smallville (termasuk saya), pasti tidak sabar untuk melihat aksi pemeran Lana Lang ini. Aksi laganya juga cukup mumpuni kok. Tapi pemeran lainnya, basi banget. Film ini benar-benar seperti film Kristin Kreuk dan yang lain cuma numpang main atau lewat. Terutama untuk karakter Vega (atau dalam versi Jepang disebut Balrog), pasti banyak banget yang kecewa dengan aksinya. Sori banget yah buat para penggemar karakter ini. Tampaknya pembuat film benar-benar gagal menghidupkan karakter ini dalam layar lebar. Selain itu, masukan untuk pembuat film, sebaiknya jangan gunakan pemeran dari film sejenis yang karakternya di film lain sangat dominan. Agak jayus aja menurut saya.


Taboo sebagai Vega

So, siap-siap aja yah untuk kecewa kalau nonton film ini. Kecuali kalau kamu hanya ingin menikmati film ini tanpa prasangka dan juga penilaian. Karena toh pada akhirnya film ini tetap bisa menghibur kok. Terutama ada satu bagian yang pasti bikin kamu semua penggemar game Street Fighter ingin berteriak. Satu lagi, kalau melihat ending film, ada kemungkinan untuk sebuah sekuelnya. Jadi, selamat menonton aja ya…



« Previous Page | Page 2 of 3 | Next Page »
- 2746 Views

View Comments (12)





 Login Panel
Username:
Password:
Remember Me

Not registered?
Register now!

Forgot your password?

 Facilities

Enjoy our facilities, just for Gamer Indonesia!

RSS Feeds
Widget for Mac
Video Podcast

 Artikel VGI
July 30, 2010
 Editorial VGI Juli 2010 - Move & Kinect, Next Gen War part 2

July 26, 2010
 Gathering Basket VGI - Galaxy Sport Ancol - 25 Juli 2010

July 23, 2010
 [Event Report] World Cyber Games 2010 Indonesia National Final @ Mal Taman Anggrek

July 14, 2010
 First Impression Nintendo 3DS, Handheld 3D Terbaru dari Nintendo

July 13, 2010
 Berita Game Domestik Edisi Juni 2010 - E3, World Cup, dan PRJ

July 2, 2010
 Editorial VGI Juni 2010 - 3D Gaming, The Future is Now?

June 21, 2010
 [Lensa VGI] E3 2010 Coverage

June 3, 2010
 [VGI Labs] Nintendo DSi XL

June 2, 2010
 Berita Game Domestik Edisi Mei 2010 - May Day! Wake To Redemption

May 21, 2010
 [VGI Labs] Peregrine Gaming Glove

May 12, 2010
 Liputan GameLab Final Fantasy XIII by HotGame

May 7, 2010
 Berita Game Domestik Edisi April 2010 - April's Joke

April 13, 2010
 [VGI Labs] God of War III Ultimate Edition

April 6, 2010
 Editorial VGI April 2010 - Return of the King

March 29, 2010
 Editorial VGI Maret 2010 - 8 Tahun VGI, Surat untuk Gamers Indonesia

March 17, 2010
 Press Conference & Grand Opening LG-Arena
 [Lensa VGI] The Jakarta 6th Toys & Comics Fair 2010 @ Tennis Indoor Senayan

March 12, 2010
 [Event] The Jakarta 6th Toys & Comics Fair 2010 - 13, 14 Maret 2010 @ Tennis Indoor Senayan

March 6, 2010
 Selamat Ulang Tahun ke-10 PS2

March 5, 2010
 INAICTA 2010 Angkat Tema "Membangun Kreativitas Digital Untuk Kemakmuran Bangsa"


VGI Podcast