Menu


 Film Terbaru
Speed Racer


 Play-Asia.com

Search Play-Asia


VGI Podcast

 Berita Game Terbaru
GTA IV Terjual $500 Juta dalam Minggu Pertama

id Mengumumkan Pengembangan Doom 4

Xbox 360 Untuk Pasien Rumah Sakit Anak

Laporan Penjualan Game dan Konsol di Jepang Periode Akhir April

Ubisoft Membuka Studio Baru di Ukraina

Microsoft Menurunkan Harga Xbox 360 di Asia

Rencana Rilis Prince of Persia Terbaru

PSP Slim & Lite Bronze Edition Sudah Mulai Dipasarkan

Grand Theft Auto IV Akan Dikemas Dengan Playstation 3 40GB

Bundle Istimewa Alone in the Dark

Pengumuman Tanggal Rilis Midnight Club: Los Angeles

Judul Baru Silent Hill V: Homecoming

Vin Diesel Membintangi Game Action Midway: Wheelman

Mortal Kombat: Next-Gen Masih Dalam Proses

Game DS Laku Hingga 100.000.000 Kopi

Rilis Soul Calibur IV di Musim Panas

Pendaftaran ID Close Beta Idol Street Telah Dibuka

Censorit, Aplikasi Blokir Situs Untuk PSP

Update Terbaru Metal Gear Online

Polling: Grand Theft Auto IV

Speed Racer - Warner Bros
By blueshark
Published: May 6, 2008
Print    Email

The Prologue

Kalian yang lahir di Indonesia tahun 80-an mungkin masih ngalamin masa kecil dimana ada acara kartun Speed Racer di sebuah TV swasta. Well, buat kalian yang punya kenangan indah dengan film kartun Jepang itu, versi live-action sebentar lagi bakal beredar di Indonesia. Dan VGI cukup beruntung karena ikut press-screening Speed Racer tadi pagi, and we were so excited about it. Here comes our review...

The Story

Speed adalah putra kedua dari Pops & Mom Racer (yeap, those're their names), dan dia sangat membanggakan sang kakak - Rex Racer. Di sekolah, Speed selalu terbayang akan pertandingan balap mobil, dan sepulang sekolah pun dia sering minta ikut latihan balap bersama Rex. Sampai suatu hari, Rex pergi meninggalkan rumah dan ikut balap reli. Di balap reli itulah, Rex mengalami kecelakaan dan tewas. Kenangan akan Rex selalu terbayang di benak Speed.

Ketika beranjak dewasa, Speed pun masih melanjutkan cita-citanya untuk menjadi pembalap grand prix. Racer Motors, bengkel yang didirikan Pops, berhasil menciptakan mobil balap yang benar-benar stabil dan juga cepat, yang dinamakan The Mach 5. Adik Speed, Spritle, juga mirip seperti Speed ketika dia seusia adiknya. Speed dan Spritle saat ini bisa dibilang mirip seperti Rex dan Speed 14 tahun lalu. Trixie, kawan sekelas Speed sejak TK dulu, kini resmi menjadi pacar Speed, dan selalu memberikan dukungan penuh kepada Speed.

Ketika Speed berhasil menjuarai sebuah lomba balap mobil, banyak sponsor menawarinya untuk masuk ke Grand Prix. Tawaran mereka ditolak karena prinsip utama Racer Motors adalah tidak berada dibawah perusahaan mana pun, alias independen. Suatu hari, Arnold Royalton, pemilik Royalton Industries yang merupakan pabrik onderdil dan mobil balap, menawarkan diri untuk menjadi sponsor Speed di ajang grand prix. Tawaran ini ditolak oleh Speed, dan tentu saja Arnold tidak tinggal diam. Dia lalu membuka kisah dibalik Grand Prix, dimana semua kemenangan dan kekalahan sudah ditentukan sebelum lomba, agar nilai saham dan harga produk para sponsor tetap terjaga. Dia kemudian memberikan ancaman terhadap Racer Motors jika Speed tetap menolak tawarannya. Speed dengan tegas tetap menolak tawaran tersebut.

Di lomba berikutnya, Speed mengalami tabrakan sewaktu melakukan Car Fu (teknik adu berantem menggunakan mobil balap), dan dia pun gagal masuk penyisihan grand prix. Tak lama kemudian, tuntutan pengadilan pun datang terhadap Racer Motors atas tuduhan mobil mereka yang dinilai menyalahi aturan keselamatan. Namun tuduhan ini adalah rekayasa belaka, akibat penolakan Speed atas tawaran Royalton Industries, dan Arnold sendiri sudah mengatakan hal ini ketika Speed menolak tawarannya. Grand prix pun tinggal kenangan.

Tak lama kemudian, Pops didatangi oleh Inspektur Detector (yeap! it's his real name). Insp.Detector bekerja sama dengan Racer X - seorang pembalap misterius yang selalu mengenakan topeng, mengajak Speed untuk bergabung di tim Togokahn. Kasus rekayasa hasil lomba grand prix selama ini sudah menarik perhatian Insp.Detector, dan tukang pukul Arnold dalam tindak kejahatan ini adalah Cruncher Block. Korban terakhir Cruncher Block adalah Taejo, putra sulung dari Togokahn Industries. Taejo berniat membuka kartu ini jika Insp.Detector membantunya memenangkan lomba reli lintas benua The Crucible. Dan juga, siapa pun yang memenangkan The Crucible, maka mendapatkan Wild Card untuk ikut Grand Prix.

Speed pun setuju untuk ikutan di reli The Crucible ini di tim Togokahn. The Crucible merupakan reli 5000KM lintas benua, dan terbagi ke dalam beberapa etape. Di reli ini, semua bisa terjadi, dan kebanyakan peserta reli akan melakukan cara apapun demi kemenangan. Bagaimana usaha Speed, Racer X, dan Taejo memenangkan The Crucible? Mampukah Speed mendapatkan wild card untuk masuk ke Grand Prix? Watch this great racing movie!

View Trailer

Overall

Wachowski bersaudara benar-benar membuat trend baru di dunia perfilman Hollywood. Saya anggap Speed Racer ini adalah perwujudan anime yang disulap jadi live-action. Saya beberapa kali berdecak kagum melihat adegan balapan di film ini. Cinematografi film ini jauh melebihi perkiraan saya, dan saya yakin metode editing di film ini akan banyak membuat orang berganti paradigma dalam hal editing film.

Buat kalian yang suka nonton anime, saya yakin film ini pasti jadi salah satu favorit. Speed Racer bukan hanya mempertahankan unsur asli film kartunnya, tapi juga memberikan kesan retro dan oldies yang dicampur dengan kehidupan modern. Jagoan dan penjahat ala Jepang yang punya model rambut aneh-aneh seperti anime, gaya kung fu mirip anime, garis gerak seperti komik Jepang / manga, dan juga balapan fast-pace, benar-benar membuat saya tersenyum puas ketika melangkahkan kaki keluar teater.

Musiknya juga masih mempertahankan melodi asli kartunnya, dan terdengar klasik meskipun dimainkan dengan instrumen masa kini. Sepeti layaknya film keluarga, ini adalah film yang dibuat untuk bersantai. Jadi, buanglah pikiran superhero yang barusan kamu dapat setelah nonton Iron Man, dan nikmati saja film ini.

Soal cerita, mungkin terlalu gampang ditebak, karena memang tidak jauh berbeda dengan versi animenya. Namun pergantian transisi yang cepat di beberapa adegan kadang kala membuat saya harus agak berfikir, terutama ketika Arnold Royalton menjelaskan konspirasi yang dilakukannya. Tapi secara umum, ini adalah film keluarga, dan saya tidak bisa menyangkal bila ada yang mengatakan ceritanya terlalu santai.

Soal pemilihan karakter, saya cukup puas dengan aksi Emile Hirsch yang memerankan Speed. Namun yang benar-benar pas adalah Matthew Fox yang memerankan Racer X. Karakter Racer X yang dibawakannya terlihat sekali memiliki karisma dan wibawa sebagai seorang tokoh jagoan misterius. Sedangkan Trixie yang diperankan oleh Christina Ricci juga mampu mengingatkan saya akan versi animenya.

In the end, I dare to say that this is a pretty good anime adaptation. This live-action version will be loved by its anime-lovers, regardless what I say. And once again, Wachowski brothers have done it!

VGI Rates: B+

Overview

Directors : Andy Wachowski
: Larry Wachowski
Writers (WGA) : Andy Wachowski (written by)
: Larry Wachowski (written by)
Release Date : 9 May 2008 (USA)
Genre : Action / Family / Sport

Cast

Emile Hirsch : Speed
Christina Ricci : Trixie
John Goodman : Pops Racer
Matthew Fox : Racer X
Ji Hoon Jung / Rain : Taejo
Nicholas Elia : Young Speed
Susan Sarandon : Mom Racer
Melissa Holroyd : Speed's Teacher
Ariel Winter : Young Trixie
Scott Porter : Rex
- 694 Views

View Comments (4)






Boleh[dot]Com

 GAX Episode 40

 Login Panel
Username:
Password:
Remember Me

Not registered?
Register now!

Forgot your password?


 Artikel VGI
May 9, 2008
 [Liputan VGI] Megaxus Press Conference Lineage II & Game Exhibition - 9 Mei 2008 @ Atrium Mall Kelapa Gading 3

May 5, 2008
 [Lensa VGI] VGI Wii + NDS Forum Gathering @ Rumah Mr. Kelly - 04 Mei 2008

May 2, 2008
 VGI NDS + Wii Gathering @ Rumah Mr. Kelly – 4 Mei 2008

April 30, 2008
 VGI Podcast - GAX Episode 39 - Tokusatsu

April 29, 2008
 Fitur Baru VGI: VGI Podcast

April 14, 2008
 [Lensa VGI] Electronic Sports World Cup 2008 (ESWC 2008) - 11-13 April 2008 @ EX Plaza Indonesia

April 7, 2008
 [Lensa VGI] NDS Gathering & Ngadu Game - 6 April 2008 @ Excelso Cafe, Surabaya

April 3, 2008
 [Lensa VGI] Launching Rose Online - 2 April 2008 @ Forbidden City Resto

March 31, 2008
 [Lensa VGI] VGI Biker Forum Gathering @ Burger & Grill, Radio Dalam - 30 Maret 2008

March 28, 2008
 [VGI Labs] Logitech G5 Laser Gaming Mouse


VGI Podcast