Helo Gamers, selamat datang di Berita Game Domestik Februari. Februari adalah bulan cinta (Dante’s Inferno) dan bulan hujan (Heavy Rain). Selain itu, bulan ini banyak dari gamers yang merayakan Imlek, so sebelum kita memulai baca berita, saya mau mengucapkan dulu Gong Xi Fa Choi bagi semuanya. Semoga di tahun Macan ini gamers Indonesia semakin makmur dan sehat, jadi bisa main game tamat semua, kalau enggak sehat enggak bisa tamat soalnya.
Chun Li : Gong Xi Fat Choi, gamers
Now on with the news!
Console News
Di sejak awal bulan Februari. love is in the air. Semua mal-mal di Jakarta penuh dengan Happy Imlek dan lambang hati dengan warna Kamen Rider Decade, yaitu pink. Para ABGers dan SMUers semuanya berwajah ceria berpasang-pasangan di tempat tongkrongan baru 7 Eleven Bulungan seberang Blok M Plaza, yang sekarang lagi happening .
Valentine memang gosipnya sengaja dibuat Hallmark untuk menjual kartu Valentine, tetapi ternyata sejarah pendeta Valentine ada tuh di wikipedia, dan sekarang Hallmark sudah sulit jualan kartu karena kalah dengan SMS, email, dan bbm. Belum lagi banyak Social Network seperti FB dan Twitter yang membuat ramai Valencia (Valentine dan Sinchia) yang berbarengan tahun ini.
Emangnya kenapa? Pink kan keren...
Gamers pun yang berpasangan rela menaruh stiknya dan memberi waktu untuk pasangannya untuk sekedar jalan-jalan. Termasuk penulis nih, kayaknya sudah lama ya enggak jalan sama pasangan, akhirnya juga menaruk stik Dante’s Inferno untuk menonton film Avatar 3D di blitzmegaplex yang keren mampus. Loh kok jadi curhat?
Biarlah gambar Link diatas mengingatkan kita dengan bulan Februari yang ceria penuh dengan kegembiraan.
Bulan Februari selain merupakan bulan hujan dan bulan cinta, juga bisa dibilang bulannya SEGA di Indonesia. SEGACorporation Jepang pertama kalinya dalam sejarah video games tanah air, mampir dan berbicara langsung ke gamersIndonesia.
Tepatnya tanggal 6 Februari lalu, SEGA, Iguana SMS, dan majalah Hotgame menggelar Game Lab yang digelar di Gramedia Grand Indonesia.VGI sebagai komunitas gamer ngetop langsung menyerbu acara yang menghadirkan 2 tokoh Mobile Business Development yang langsung diimpor dari Jepang, yaitu Kazuaki Oono dan Hiroshi Kono. Khusus untuk Kono-san, doi berpenampilan ala Yakuza Jepang yang super trendy. Enggak heran banyak yang mau foto bareng doi dan juga Sonic yang nongol juga hari itu.
Hari itu gamers Indonesia berkesempatan untuk mengenal bisnis mobile gaming di Jepang yang ternyata sangat besar. Dari 100 juta pengguna handphone disana, sekitar 90 persennya mendownload game mobile, membuatnya menjadi bisnis yang sangat besar di Jepang. Selain acara ini dihadiri oleh wakil SEGA dan Sonic, acara hari itu juga menghadirkan Kamen Rider dan monster dari VGI. Ehm...
Kamen Rider, Kono-san, dan Monster VGI (bacanya dari kanan ke kiri ya)