Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 20

Thread: Penjelasan dan tips komponen/ bagian motor

  1. #1
    Jadi Admin Lagi :lol3: Mr. Kelly's Avatar
    Join Date
    Mar 2002
    Location
    VGI HQ
    Posts
    9,894
    Rep Power
    10

    Lightbulb Penjelasan dan tips komponen/ bagian motor

    Memilih Knalpot yang tepat

    Salah satu cara untuk mendongkrak tenaga motor adalah dengan mengganti knalpot ( exhaust ) dengan model racing. Diyakini, knalpot racing lebih ‘lancar’ dalam menyalurkan gas hasil pembakaran. Bagaimana cara memilihnya ? Faktor-faktor apa saja yang harus diperhatikan sebelum membeli ? Bagaimana cara merawat mesin paska penggantian knalpot agar mesin tetap awet dan memiliki performa yang mumpuni ? Semoga tips berikut bisa membantu brothers dalam berburu knalpot racing untuk Karisma kesayangan - mengingat di toko onderdil dan variasi, bejibun banyaknya ragam model, merk dan harga knalpot racing.

    Jujur saja, tidak ada sebuah knalpot yang betul-betul berkarakter ‘racing’ ( balap ) yang dijual di pasaran secara bebas dan diproduksi masal. Orang kita terlanjur menyebut sebuah knalpot yang bentuknya berbeda dengan knalpot standar sebagai knalpot racing. Knalpot racing asli, biasanya didapatkan lewat pesanan khusus dengan desain dan perhitungan khusus pula ke tukang knalpot yang dipercaya. Karakter mesin ( paska korekan ), tipikal sirkuit balap dan hal-hal teknis lainnya yang merupakan ‘bumbu dapur’ si pembalap dan team-nya, menjadikan knalpot racing kebanyakan diorder secara diam-diam (tidak dipasarkan kepada khalayak ramai). Yang dapat kita temui di pasaran, sebetulnya adalah knalpot semi-racing yang sudah diukur (jika si pembuat knalpot merupakan orang / merk ternama) agar sesuai dengan karakter mesin harian. Untuk seterusnya, istilah knalpot racing dalam tulisan ini merujuk kepada knalpot semi-racing ini.

    Ada dua bentuk knalpot racing yang umumnya mudah dibedakan oleh rider awam. Bentuk panjang atau bentuk pendek. Bentuk panjang, jika knalpot tersebut memiliki silencer ( tabung peredam suara ) berada hampir di ujung buritan motor. Bentuk pendek, jika silencer knalpot tidak mencapai buritan ( setengah atau lebih sedikit dari panjang bodi motor keseluruhan ). Sulit membayangkan ? Lihat saja bentuk knalpot pada Honda RC211V Mas Biaggi dari Team Repsol Honda di MotoGP dengan bentuk knalpot pada pacuan Valentino Rossi di Yamaha M-1. Bentuk pendek, dimiliki oleh Honda RC211V. Valentino Rossi menggunakan bentuk panjang. Honda Tiger 2000 dan Honda Mega Pro, knalpot standarnya juga menganut bentuk panjang – meski bukan tergolong sebagai knalpot racing.

    Bentuk panjang, efektif untuk mengail tenaga di putaran atas ( menggapai top speed ). Bentuk pendek sebaliknya, efektif untuk mengail tenaga di putaran pendek. Jika bro menggunakan knalpot dengan bentuk pendek, torsi mesin gampang dicapai pada tiap giginya. Sedangkan jika menggunakan bentuk panjang, yang terasa adalah nafas mesin tiap gigi (terutama di gigi tinggi) terasa lebih panjang ketimbang saat menggunakan knalpot standar. Bentuk pendek, efektif untuk daerah perkotaan yang sering terjebak macet. Sedangkan bentuk panjang, ehem …. nikmat betul untuk motor yang sering diajak turing maupun buat pul-kam alias mudik. Jangan terkecoh. Perbedaan keduanya pada motor harian, tidak terlalu ekstrem. Jika bro menggunakan bentuk panjang untuk melibas macet, masih sah-sah aja kok. Bukan berarti motor bro akan bermasalah. Menggunakan bentuk pendek untuk turing ataupun perjalan jarak jauh, juga tidak ada masalah dengan tenaga.

    Kembali ke MotoGP ….

    Mengapa Honda RC211V menggunakan bentuk pendek ? Mengapa Yamaha M-1 menggunakan bentuk panjang ? Honda RC211V secara teknis, memiliki tenaga yang lebih dari Yamaha M-1. Rentang tenaganya / power band yang dimiliki lebih luas ketimbang rivalnya. Secara sederhana, jika itu Honda sanggup digeber 250 km / jam, rivalnya hanya mampu mencapai top speed 220 km /jam saja. Namun, untuk menempuh top speed maksimum, Honda RC211V membutuhkan waktu lebih lama ( kalah tarikan akibat power band lebih luas ). Jika diadu trek 201 m, Yamaha M-1 bisa jadi pemenangnya deh. Oleh karena itu, Honda RC211V perlu dopping tambahan agar tarikannya cepat melesat. Bentuk pendek ( ala megaphone )-lah solusinya. Kenapa Yamaha M-1 tidak mengikutinya ? Karena Yamaha M-1 membutuhkan dopping di putaran atas, sedangkan tarikannya dirasa cukup. Ingat bahwa top speed Yamaha M-1 masih kalah dari Honda RC211V sedangkan tenaga maksimum / top speed Honda RC211V sudah cukup. Kendati mengganti knalpot dengan bentuk pendekpun, top speed Honda RC211V masih di atas rivalnya. Kira-kira, analogi perbedaan bentuk panjang dan bentuk pendek demikian.

    Bentuk panjang, biasanya ( sekali lagi, biasanya ) memiliki suara yang lebih lembut dan cenderung ‘bulat’ atau sering disebut orang ‘nge-bass’. Bentuk pendek, biasanya memiliki suara yang lebih keras dan ‘pecah’ atau sering disebut orang ‘robek’ atau ‘mrepek’. Wajar, panjangnya knalpot racing bentuk panjang, membuat aliran gas buang lama mencapai ujung knalpot sehingga tekanannya melemah ketika keluar. Pada knalpot racing bentuk pendek, di mana tekanan gas buang masih cukup kuat, gas buang sudah mencapai ujung knalpot. Inilah yang membuat bentuk pendek suaranya cenderung bikin pemakainya ‘disumpahi’ orang lain ? Selain ukuran, bentuk corong pada ujung silencer knalpot juga mempengaruhi. Masih ada lagi, karakter saringan dan mutu glass-wool ( gaspul ) yang berfungsi mengolah turbulensi gas buang di dalam silencer, juga turut mempengaruhi. Sayang, hal ini tidak bisa dengan mudah untuk diketahui oleh awam, kecuali orang yang mengerti seluk-beluk knalpot.

    Namanya juga knalpot ‘racing’, tentu fungsi dasarnya adalah untuk membuat motor lari sekencang-kencangnya. Otomatis, putaran atas mesin lebih diutamakan, baik pada bentuk panjang maupun pendek. Dalam hal ini, knalpot racing rata-rata ‘mengorbankan’ putaran bawah. Artinya, tarikan motor dengan knalpot racing, boleh jadi kalah ‘bengis’ dari knalpot standar. Motor dengan knalpot racing – tanpa penyesuaian apa-apa lagi – akan terasa ‘lemot’ dan lamban pada saat gas dipelintir. Seolah tenaga motor ‘mengayun’, hilang sesaat dan tidak responsif. Bagaimana ‘mengakali’-nya ? Hal ini juga berhubungan dengan faktor konsumsi bahan bakar.

    Knalpot racing, membuat gas buang lebih lancar mengalir atau ‘free-flow’. Ibarat manusia, knalpot racing membuat seseorang ( baca : mesin ) ‘pipis’ lebih lancar. Jika orang tersebut ‘minum’ air terlalu sedikit, jadinya adalah dehidrasi. Demikian pula dengan mesin ketika knalpot racing diaplikasi. Pasokan bahan bakar harus ditambah ! Ada langkah-langkah tertentu yang harus dilakukan brother paska penggantian knalpot ini.

    1. Lakukan penyetelan setelan udara setelah penggantian knalpot.
    2. Lakukan test ride beberapa km dengan kondisi riding seperti biasa ( layaknya membawa motor secara harian, tidak perlu terlalu kencang, tidak usah telalu pelan ).
    3. Matikan mesin beberapa meter sebelum motor berhenti ( posisi gigi di-netralkan dulu ) untuk memperlihatkan kondisi mesin ( via busi ) sesungguhnya.
    4. Buka busi. Awas, hati-hati. Membuka busi sesaat setelah mesin dijalankan beresiko membuat ulir drat tempat busi menjadi selek.
    5. Perhatikan kondisi dan warna busi. Jika busi berwarna putih bersih, berarti setelan udara tidak mampu ‘menahan’ dahaga mesin akan bahan bakar. Harus ganti spuyer ! Jika busi berwarna putih kecoklatan / merah bata, berarti setelan sudah tepat. Jika busi berwarna hitam, atur ulang setelan udara.

    Cat : Mengenai spuyer, akan dibahas lebih lanjut dalam tulisan terpisah.

    Ada beberapa kasus yang kadang ikut menyertai ketika dilakukan penggantian knalpot. Kasus knalpot racing yang baru hobi dar –der – dor alias ‘nembak-nembak’ sampai ke knalpot mengeluarkan percikan api ! Meski jarang terjadi, ada kemungkinan knalpot racing yang baru nembak. Karisma dilengkapi dengan CDI canggih yang mempu mengatur debit bahan bakar sesuai dengan permintaan mesin di setiap putaran. Penggantian knalpot racing, sedikit banyak membuat keakuratan CDI dalam membaca permintaan mesin berkurang. Jangan khawatir, hal ini tidak akan membuat CDI rusak hanya menghilangkan unsur ekonomis dan efisiensi bahan bakar. Wajar. Mesin melesat cepat, logikanya lebih haus bahan bakar kan ? ?

    Mengatasi knalpot nembak dapat diatasi dua langkah :
    1. Buka busi, atur gap busi di 0.6 – 0.7 mm
    2. Ganti busi baru ( standar saja ), jika umur busi telah 5000 km.
    3. Atur ulang setelan udara.
    4. Ganti spuyer bila hal tersebut di atas tidak dapat mengatasi knalpot nembak.

    Mengatasi knalpot mengeluarkan api :
    1. Buka knalpot, pasang paking knalpot baru
    2. Lakukan 3 langkah ‘mengatasi knalpot nembak’.
    ( Thanks for Bro Angking atas sharing pengalamannya )

    Perawatan mesin paska penggantian knalpot yang utama adalah, membuat mesin tidak kehausan bahan bakar ! Mesin yang telalu ‘kering’ beresiko membuat mesin cepat jebol. Setelah setelan ideal didapatkan, perawatan yang lain berjalan seperti biasa. Ganti oli secara teratur, bahkan jika perlu interval-nya dipercepat. Misalkan biasanya ganti oli setiap 2000 km, boleh ganti setiap 1500 km. Tidak perlu oli mahal, oli rekomendasi pabrik sudah cukup kok. Satu tips lagi, setelah knalpot terpasang dan setelan didapatkan, bersihkan filter udara sekalian agar hasilnya lebih greng. Bensin tidak perlu diganti ke oktan yang lebih tinggi. Biasa minum premium, premium saja.

    Ada juga beberapa kasus di mana setelah knalpot racing terpasang, setelan ideal malah tidak pernah ketemu meskipun sudah sampai mengutak-atik karburator ( ganti spuyer, setel pelampung, dll ). Hal ini menunjukkan bahwa knalpot tersebut kurang baik mutunya atau tidak sesuai dengan kondisi mesin standar. Langkah antisipasinya adalah dengan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya sebelum membeli knalpot. Bisa juga dengan memperhatikan beberapa merk yang sudah diakui mutunya, yang beredar di pasaran.

    Terakhir, selama dilakukan penyetelan ulang paska penggantian knalpot dengan baik dan benar, disertai langkah-langkah merawat tunggangan secara rutin, tidak perlu khawatir Honda Karisma brothers akan cepat rusak. Apalagi Honda yang mesinnya bandel ? Jadi, selamat berburu knalpot racing. Ingat, kecepatan bukanlah yang utama. Safety riding lebih penting, bro!

    [Sumber: karismafansclub.or.id] - bebekuning/ kaskus
    gath akbar coming soon
    new engine coming soon
    community engine coming soon
    new design coming soon


  2. #2
    Gamer Senior Tidus's Avatar
    Join Date
    Aug 2003
    Location
    In The World That Never Exist
    Age
    25
    Posts
    15,546
    Rep Power
    133
    wow, makasih boz kelly walo gw gak pake karisma, tp ini cukup berguna


  3. #3
    Jadi Admin Lagi :lol3: Mr. Kelly's Avatar
    Join Date
    Mar 2002
    Location
    VGI HQ
    Posts
    9,894
    Rep Power
    10
    Trik Variasi
    Adaptor Spion


    Di kios variasi banyak beredar aneka peninggi spion. Variasi ini sebenarnya hanya untuk mempermudah langkah penggantian. Maksudnya, dari standar diganti pakai produk variasi. Harga rata-rata Rp 5.000 per pasang.

    Hampir semua spion variasi punya ukuran sama. Yakni, menggunakan lubang baut 14 milimeter. Ini tidak memperhatikan merek motor, tapi hanya arah ulir.

    Jadi masalah karena tidak semua motor menggunakan lubang baut 14 mm. Padahal untuk jenis motor seperti bebek Suzuki yang punya lubang baut 12 mm. Makanya, perlu adaptor spion untuk pasang kaca pengintai itu.
    ”Untuk Honda, semua tipe pakai ukuran 14 mm. Kecuali Supra 100 cc yang punya lubang baut spion kanan 12 mm dengan ulir terbalik ke kiri,” ujar Andi, pemilik Pelita Motor Variasi di Jl. Sumur Batu Raya, No. 412, Jakarta Pusat. KLIK - Detail

    Khusus bebek Honda, lubang baut spion terlindungi batok lampu. Sehingga kalau pakai produk variasi perlu adaptor sebagai peninggi spion. Itu agar mudah dipasang juga tidak perlu bongkar batok lampu.

    Sedang untuk Yamaha, kedua lubang baut spion pakai ukuran lubang baut 14 mm. Tapi untuk lubang kanan, ulir terbalik ke arah kiri ketika dikencangkan.

    Nggak perlu bingung lagi, kan!

    [Sumber motorplus-online.com] / kaskus
    gath akbar coming soon
    new engine coming soon
    community engine coming soon
    new design coming soon


  4. #4
    Jadi Admin Lagi :lol3: Mr. Kelly's Avatar
    Join Date
    Mar 2002
    Location
    VGI HQ
    Posts
    9,894
    Rep Power
    10
    Memilih Oli Bermutu Tp Murah!!

    Memilih oli Di pasaran bingung 2,mumet!!. Bayangin ada rbibuan merk, dari 200-an lebih produsen oli. Untungnya di toko2 en bengkel2 plg banteer cuma dipajang 10-an merk. Tp ada tips simpel buat memilih oli bermutu tapi murah utk motor!!
    1. Yg wajib , lihat Kode umum oli utk motor2 jepang, jaso MA dan Npt. Kalo ga ada Npt, tanya pada agennya. Ana pernah pake Oli tnp NPT. Mutunya OK!! (Ana pnya daftar perush. Oli en alamatnya.)
    2. Lihat Kode Api. Idealnya ga perlu diatas SG. Api diats SG, raltif banyak aditf firksi en sedkit (dibatasi) aditf Zn, pospor (anti aus en karat.) Padahal utk motor mesti sebaliknya.
    3. Dari pengujian di lab., Merk ternama ga identik mutunya bagus. Kalo jeli , Antum bisa dapt oli mutu bagus, harga murah, meski merknya ga ternama.
    4. Yg paling penting kalo merknya blum dikenal, (selain No.1 en 2) tanya TBN(angka basa), min.5-6, vskositas indeks +120 keatas. Masa pemakaian (berapa kilometer)- (biasanya + 3000-an km)!! Biasanya di internet ada spek. olinya!!
    4. Mengenai kekentalan ga perlu dipikirin ! beberapa pengujian membutikan, efeknya ga terlalu signifikan ama mesin. Plihan 20W50, 15W40, 10W40.
    5. Oli ga terkenal biasanya justru dijual di toko2 besar (di radio dalam salah satunya). Kelebihannya selain harganya kompettif, olinya ga mungkin dipalsukan!! (Yg dipalsukan pasti yg terkenal).

    [Sumber : MUHAMMAD FUAD - HTML]/ kaskus
    gath akbar coming soon
    new engine coming soon
    community engine coming soon
    new design coming soon


  5. #5
    Jadi Admin Lagi :lol3: Mr. Kelly's Avatar
    Join Date
    Mar 2002
    Location
    VGI HQ
    Posts
    9,894
    Rep Power
    10
    Tips Ganti Oli Shock

    Untuk penunggang motor Megapro yang ngerasa suspensi depan motornya
    dah gak empuk lagi kalau diajak ngelindes 'polisi tidur' atau pas tikungan motor
    terasa oleng, kemungkinan besar udah saatnya tuh oli shock breaker
    motornya diganti dengan yang baru.

    Bener-bener gampang kok dan bisa dikerjain sendiri (klo gagal tinggal bawa ke
    bengkel hehe), berikut urutan kerjanya disampaikan oleh Andi:

    Pertama tentunya jangan lupa beli olinya dulu, merek Showa ukuran 160ml
    dua kaleng, satu kaleng harganya sekitar 15-ribuan.

    1. Copot dulu semua yang nempel di batang sok seperti roda, kaliper rem
    spatbor dan roda gigi speedometer.

    2. Longgarin baut tutup yang atas (asal longgar aja biar bisa diputar pake
    tangan), copot batang shock dari segitiga penjepit.

    3. Buka tutup atas yang sudah dilonggarin tadi, keluarin per, kocok-kocok
    terbalik batang shock dan tabungnya tadi sampe gak ada lagi oli yang keluar.

    4. Masukkan kembali per setelah sebelumnya dibersihkan dengan lap bersih.

    5. Masukkan oli baru, tutup kembali tutup atas. (kalo pake merek jumbo,
    isinya satu botol penuh untuk satu tabung, jadi butuh dua tabung total, gak
    tahu kalo showa sekaleng berapa isinya).

    6. Pasang kembali di segitiga penjepit, kencangkan segitiga, kencangkan baut
    tutup atas, pasang roda, master rem dan spatbor, cuci tangan, ke warung
    beli indomi, masak sampe mateng, biarin agak dingin, makan di depan tivi
    hehe...

    Tambahan, sebelum dicopot, saya perhatikan, kok shocknya tinggi sebelah,
    ternyata ada "vakum" di salah satu shock, mungkin karena udaranya keluar
    dikit lewat celah oil seal. Saran saya, sekali-sekali buka tutup atas dalam
    kondisi roda dan spatbor dicopot (biar menggantung bebas) untuk
    mengeluarkan "vakum".

    kadang kita malas mengeluarkan udara yg tersisa didalam tabung shock stelah mengisi oli shock
    untuk mengeluarkan udara yg gampang... minta tolong rekan anda, terutama yg bertubuh agak gempal..

    caranya..
    motor distandar tengah dengan shock depan terpasang di segitiga nya
    kendorkan baut tutup tabung shock.. tidak perlu hingga lepas, cukup kendorkan saja

    rekan anda yg bertubuh gempal itu naik duduk ke atas tanki
    sembari kedua tangannya menekan stang turun
    akibatnya shock turun rata kanan dan kirinya

    kencangkan kembali baut tutup shock dengan posisi rekan gempal anda masih diatas tangki
    beres.. shock semakin empuk

    [Sumber: honda-megapro.or.id]/ kaskus
    gath akbar coming soon
    new engine coming soon
    community engine coming soon
    new design coming soon


  6. #6
    Jadi Admin Lagi :lol3: Mr. Kelly's Avatar
    Join Date
    Mar 2002
    Location
    VGI HQ
    Posts
    9,894
    Rep Power
    10
    Mencegah Karburator Kotor

    Motor ngadat , susah dihidupkan. Buat orang awam pasti berpikir ada yang tidak beres pada mesin. Ini belum tentu benar. Bisa saja, biang keroknya dari karburator yang tesumbat debu atau kotoran hingga bahan bakar tidak mengalir sebagaimana mestinya.

    "Sesuai investigasi, penyakit yang terjadi pada motor saat ini lebih banyak dari karburator," ungkap Bayu, 'dokter mesin' mesin dari PT.Yamaha Kencana Motor Indonesia (YKMI) saat di temui disela-sela pameran Jakarta Motor show (JMS) kemarin.

    Karburator tidak bekerja secara baik, karena tidak sedikit pemilik motor yang menganggap sepele. Mereka sangat jarang membersihkan komponen tersebut. Pemilik motor baru sadar, setelah motornya sukar sekali dihidupkan. Untuk menghindari persoalan seperti ini. Ada beberapa trik yang harus dilakukan pemilik motor.

    Usahakanlah membeli bahan bakar di pom bensin resmi, meski jaraknya agak jauh dari rumah.
    Sebab tidak sedikit pemilik motor yang tertarik membeli bahan bakar dalam botol yang dijual pedagang eceran yang ada dengan lokasi rumahnya. Tanpa disadari, penggunaan bahan bakar yang diperolah dari pedagang eceran tersebut bakal menimbulkan masalah. Kerap kali bahan bakar tersebut sudah dioplos dan tidak murni lagi. Apalagi botol tersebut tidak bersih. Debu atau kotoran yang ada di botol tersebut masuk ke dalam tangki motor, yang kemudian mengalir ke karburator. Debu dan atau kotoran tersebut akhirnya menyumbat lubang karburator. Akibatnya, bahan bakar tidak mengalir, sehingga tidak ada pengapian, motor pun jadi sulit dihidupkan. Jadi debu atau kotoran tersebut harus dibuang. Namun sebelum membersihkan karburator, ada baiknya menguras pula tangki motor serta fuel cock (kunci tangki) agar karat yang ada di dalam tangki terbuang. Kemudian bersihkan karburator, Bukalah semua mur yang ada. Bersihkan debu atau kotoran yang menempel di dalam karburator dengan bensin. setelah bersih, tiuplah lubang agar tidak ada debu atau kotoran yang tertinggal.

    BERSIHKAN BUSI
    Jangan lupa, bersihkan busi, terutama kotoran yang menempel diantara jarum dan kepala serta di perut busi. Lakukan perawatan seperti ini sesering mungkin. Kalau semua ini dilakukan semua jeroan mesin akan bekerja optimal dan hasil pembakaran mesin pun akan bagus kembali. Motor pun akan tokcer saat di hidupkan.

    [Sumber HORNET - honda-riders.or.id]/ kaskus
    gath akbar coming soon
    new engine coming soon
    community engine coming soon
    new design coming soon


  7. #7
    Jadi Admin Lagi :lol3: Mr. Kelly's Avatar
    Join Date
    Mar 2002
    Location
    VGI HQ
    Posts
    9,894
    Rep Power
    10
    8 Tips membersihkan motor

    Merawat motor tercinta bisa jadi kegiatan yang menyenangkan untuk mengisi hari libur. Nggak perlu lama-lama, cukup 10 menit kendaraan favorit anda kembali terlihat seperti baru. Merawat motor tercinta bisa jadi kegiatan yang menyenangkan untuk mengisi hari libur. Nggak perlu lama-lama, cukup 10 menit kendaraan favorit anda kembali terlihat seperti baru.

    1. Sebagai awalan mulai dari bagian-bagian yang 'berminyak', misalnya suspensi, roda, dan mesin. Gunakan pembersih khusus yang dijual di toko-toko otomotif atau yang disarankan oleh majalah otomotif. Ketika membersihkan sisa oli yang melekat, gunakan sikat halus untuk mencegah goresan. Semprot suspensi dan mesin dengan cairan khusus penghilang kotoran untuk motor. Hindari penggunaan detergen yang biasa digunakan untuk penggunaan rumah tangga. Bahan yang terkandung dalam deterjen tersebut bisa mengakibatkan korosi.

    2. Semprot seluruh bagian motor dengan pembersih dan penghilang noda motor.

    3. Menggunakan selang, semprot secara perlahan seluruh bagian motor dengan air bersih. Setelah selesai, keringkan dengan lap yang lembut atau lap berbahan chamois yang biasanya berwarna kuning. Keringkan segera untuk menghindari noda air.

    4. Poles bagian-bagian motor yang berlapis krom, alumunium, stainless steel, dan bagian-bagian yang berlapis cat. Bahan-bahan pemoles ini tersedia di supermarket atau toko otomotif.

    5. Setelah polesan merata, bersihkan dengan lap kering yang lembut.

    6. Badan dan mesin sekarang sudah kinclong. Giliran ban yang perlu polesan. Gunakan sampo pembersih ban untuk mencuci bersih ban dari sisa tanah, debu, dan kotoran yang menempel. Basuh dengan air hangat lalu lekas keringkan dengan lap untuk menghindari noda air pada jeruji ban. Setelah itu, gunakan semir ban agar lebih bersinar.

    7. Jika motor anda menggunakan kaca depan, jangan lupa bersihkan kaca dengan air hangat yang telah dicampur sabun. Setelah itu, langsung keringkan.

    8. Terakhir, beri minyak/pelumas untuk rantai motor anda. Pelumas semacam ini bisa ditemukan di toko otomotif atau bengkel motor.

    [Sumber HORNET - honda-riders.or.id]/ kaskus
    gath akbar coming soon
    new engine coming soon
    community engine coming soon
    new design coming soon


  8. #8
    Jadi Admin Lagi :lol3: Mr. Kelly's Avatar
    Join Date
    Mar 2002
    Location
    VGI HQ
    Posts
    9,894
    Rep Power
    10
    Tips Belanja Limbah

    Ketika pertama kali belajar modifikasi, salah satu artikel favorit saya adalah Tips Belanja Limbah dari Motor Plus (M+) ini. Jadi ada baiknya kita share di blog ini demi pengetahuan bersama. Apalagi berisikan wawancara sejumlah modifikator yang sudah kita kenal reputasinya masing-masing. Ada yang perfeksionis, seadanya, mahal, murah, orisinil, hingga yang bisa utang alias kredit. Silahkan bertanya atau kasih komentar jika ada yang mengganjal.
    Arah modif boleh terus berganti, tapi aplikasi kaki-kaki limbah moge nggak ada matinya. Sebut saja upside down eks Aprilia RS125 yang laris manis pasang di Tiger atau bebek. Katanya nggak keren kalau belum pasang ajrutan terbolak ini.
    Tapi, perlu dipilih cermat. Maklum kadang terselip barang yang sudah tak layak pakai tapi masih dijual. Sah-sah saja rada cerewet ke penjual limbah soal kondisi barang. “Cari yang belum direkondisi karena lebih terjamin kualitasnya,” ujar Agus Djanuar from Kalika Design di Jl. Pasir Muncang, belakang SD 3 Pasir Muncang, Purwokerto.
    Lihat tampilan fisik. Jangan pilih garpu yang bengkok batang asnya atau tabung sok penyot. Lanjut teliti kondisi as suspensi depan. “Idealnya wajib kering tanpa oli sok bocor dan lapisan kromnya mulus tanpa lecet,” ujar Endang Rahmat, tukang modif di Jl. Gunung Indah VI, No. 38, RT 02/03, Cirendeu, Ciputat, Tangerang.



    Meski tampilan sok sempurna, tapi kalau tetap ada lelehan oli, bisa dipastikan asalnya dari sil yang mengeras atau oblak. Solusinya gampang kok, tinggal ganti selama stok sil tersedia di pasaran.EK
    Periksa kondisi roda limbah eks moge. Jangan cuma fokus soal tampilan fisik. Paling penting malah gimana kinerja pelek saat berputar. Kalau sekadar warna pelek kusam atau lecet sih eces, tinggal cat ulang.
    “Gampang kok ngeceknya, pasang saja as roda ke pelek, terus putar, kalau sampai goyang mending pilih yang lain,” bilang Rudi Gunawan, bos Berkat Motor di Jl. Ciledug Raya, No. 1A, Kreo, Ciledug. Kalau cuma putaran pelek naik turun, bisa sembuh dengan dibalans ulang dengan timah balancer.



    “Sebaiknya sih ada perjanjian dengan yang jual, seumpama ada cacat dapat ditukar ulang,” timpal Agus Djanuar dari Puerto Rico, eh Purwokerto ding.
    Mumpung lagi periksa pelek, sekalian tes fisik cakram. Prinsipnya sama dengan cek roda, putaran piringan mesti balans. Malah mesti lebih teliti, karena cakram nggak bisa dipres kalau sudah peyang.
    Kalau sudah dicopot, cakram bisa diletakkan di kaca untuk memeriksa rata atau bengkoknya. “Tapi cakram jenis floating rada susah karena bakal terganjal rivet pengancing. Mending cari cakram sejenis terus putar di tiap sisinya. Kalau rata pasti bibir cakram nggak naik turun,” cocor Budi Udin Fakkar, juragan Jatayu Motorsport.



    Tapi urusan pilih kaliper dan master rem boleh dibilang untung-untungan. Sebab belum tentu tampang mulus jaminan minyak rem tak bocor. Mending bikin perjanjian boleh tukar ke pedagang limbah atau bisa ganti sil seumpama ada kebocoran.
    Langsung pelototi permukaan lengan ayun, awas jangan beli swing-arm bekas benturan keras yang biasanya terjadi akibat kecelakaan. “Selain mengubah kelurusan, juga berpengaruh terhadap kekuatan,” jelas Budi Uddin.



    Untuk mendeteksi, Budi menyarankan pake cara ‘dikeker’ antara as lengan ayun dengan as roda. Kalau nggak lurus, berarti sudah cacat. “Jika rumah laher yang kebesaran bisa dibikin bos baru agar klop dengan as lengan ayun,” sambung Agus Djanuar.
    Termasuk kondisi as-nya. “Kalau sudah retak, juga bahaya, mending minta tukar,” jelas Jacky, modifikator Obelix Extreme Motorcycle di Jl. Raya Condet, No. 5A, Jakarta Timur.
    Untuk monosok, Budi lebih tegas karena usia suspensi sejak moge dipakai hingga dipretelin jadi limbah cukup panjang. Makanya perlu pertimbangan. “Lebih dari 5 tahun, mending jangan,” tegasnya.
    Asumsinya, fungsi sil sudah tidak berperan maksimal dan rentan pada kebocoran, kelihatan di badan sok kok. Termasuk waspada terhadap monosok yang sudah disuntik, cirinya ada baut di badan sok pertanda ada lubang baru untuk nyuntik oli sok.

    [Sumber : motorplus-online.com]/ kaskus
    gath akbar coming soon
    new engine coming soon
    community engine coming soon
    new design coming soon


  9. #9
    Jadi Admin Lagi :lol3: Mr. Kelly's Avatar
    Join Date
    Mar 2002
    Location
    VGI HQ
    Posts
    9,894
    Rep Power
    10
    2 Wheels - Mengenal Jenis2 Kendaraan Roda 2

    Two wheels. Dua kata yang sangat identik dengan kendaraan roda dua. Berbicara soal kendaraan roda dua, ada banyak sekali cakupannya, sebutlah sepeda, scooter electric/ listrik, goped, maupun motor. Dari berbagai cakupan itu tadi, masih terbagi lagi dalam berbagai jenis atau tipe yang juga beragam. Misalnya sepeda, ada jenis mountain bike, dari goped, ada tipe off road, dan lain sebagainya. Untuk motor apalagi, mulai jenis bebek (underbone), sport, touring, scooter, trail dan masih banyak lagi. Kesemuanya merupakan sebuah definisi yang cukup luas akan kendaraan beroda dua.

    Namun, kali ini kita akan membahas sepeda motor dalam porsi yang lebih banyak dibandingkan dengan kendaraan roda dua jenis lainnya. Kenapa? Sebab motor saat ini merupakan hot issue yang pantas untuk dibicarakan. Motor kini menjadi sebuah alat transportasi primadona di Jakarta jika tidak ingin dibilang fenomenal. Disebut demikian sebab dengan semakin crowded-nya lalu lintas di Jakarta, banyak kaum urban metropolitan yang mengalihkan alat transportasinya dari mobil ke motor. Alasannya pun cukup masuk akal. Praktis dan efisien dari banyak sisi. Praktis karena tidak perlu mengantri lama di saat macet, mudah mencari tempat parkir, dan lain-lain. Efisien karena biaya transportasi sudah pasti jauh lebih irit dibanding dengan mobil. Di samping itu, hemat waktu juga menjadi alasan utama. Sampai rumah tepat waktu sehingga bisa menghabiskan waktu lebih lama dengan keluarga (bagi yang telah berkeluarga), atau bisa beristirahat lebih lama di rumah daripada bermacet-macetan di jalan raya menjadi faktor yang cukup membuat motor menjadi pilihan.

    Tak ada lagi gengsi maupun rasa segan untuk berpanas-panasan atau bergelut dengan debu jalanan, asalkan tujuan bisa dicapai dengan segala kemudahan. Bahkan tak jarang, para kaum urban yang tadinya menjadikan sepeda motor sebagai alat untuk having fun, pleasures dan alat transportasi kala weekend, kini juga mengalih fungsikan kendaraannya menjadi kendaraan harian. Namun umumnya mereka tidak membiarkan tungganannya tampil seadanya, melainkan didandani sedemikian rupa agar tetap bisa mencerminkan si pemiliknya dan menambah rasa percaya diri kala mengendarainya.

    Berikut ini akan kita ulas beberapa contoh jenis kendaraan roda dua (tak hanya motor) yang bisa digunakan baik untuk sekedar fun, pleasures, daily use maupun gabungan dari ketiganya. Ulasan kali ini tak hanya mengenai jenisnya saja, namun juga coba mengulas tentang dandanan apa saja yang sekiranya cocok dan sedang tren diterapkan di kendaraan roda dua.


    Sepeda Lowrider

    Sepeda yang aslinya dari Amerika Serikat ini memang ditujukan untuk sekedar bersenangsenang, umumnya di kala libur atau saat weekend. Pemakaiannnya pun biasanya tidak terlalu jauh, mungkin jarak dekat seperti seputaran komplek perumahan.
    Untuk dandanan banyak mengaplikasikan pernak-pernik dari sepeda tua dan juga didandani mengarah ke vintage, namun dengan tampilan bling-bling. Aksen chrome atau gold plate juga cukup mendominasi.
    Sepeda lowrider saat ini telah memiliki beberapa komunitas tersendiri, biasanya tergabung dalam satu area perumahan. Memang cocok jika lowrider ini digunakan untuk kongkow bersama teman di sekitar area perumahan.

    Goped

    Sebuah kendaraan alternatif beroda dua yang sempat kondang di Jakarta. Disebut alternatif sebab tadinya Goped ini hanya berfungsi untuk sekedar fun dan pleasures, seperti untuk balapan maupun sekedar jalan-jalan. Namun, makin ke sini, ada beberapa orang yang mulai tertarik untuk menggunakan Goped sebagai kendaraan sehari-hari dengan alasan kepraktisannya. Mudah dikendarai, irit, tak perlu surat-surat kendaraan dan bisa ditenteng menjadi beberapa alasan lainnya. “Enak nyelip-nyelipnya di kemacetan, lebih cepat dan praktis, apalagi kalo buat jarak yang ngga terlalu jauh, seru”, ujar Deddy “Jawir” Waskito, salah satu pengendara Goped untuk aktifitas harian yang juga doyan main off road dengan Trail-nya.

    Freestyle

    Freestyle, sebuah “mainan” baru yang sedang cukup heboh di Jakarta. Dengan menggunakan motor sebagai medianya, inti dari freestyle ini adalah mengontrol motor semaksimal mungkin dengan gaya-gaya yang cukup ekstrem kalo tidak mau dibilang berbahaya. Untuk “mainan” ini setiap jenis motor bisa digunakan, karena yang memegang peranan paling penting adalah si pengemudi motor itu sendiri. “Syaratnya ngga aneh-aneh kok, punya nyali, mau belajar, punya keseimbangan dan jangan takut jatuh, itu saja”, ujar Larry, salah satu pelaku freestyle ini. Anggota CAOS yang sudah menekuni freestyle sekitar satu setengah tahun ini menambahkan, “Pokoknya yang paling penting kita harus relaks dan senyawa dengan motor kita, kalau sudah senyawa, kita mau apain aja motor itu pasti ikut, pas menekan remnya juga jangan terlalu nafsu, biasa saja, cara membuka gas juga pelan-pelan”, ujarnya berbagi tips.
    Untuk motornya sendiri, modifikasi yang dilakukan umumnya tidak terlalu ekstrem, dan lebih berkonsentrasi di factor safety, seperti rem dibuat lebih pakem, angin ban diatur supaya ban tidak mengunci kala mengerem, atau penambahan wheelie bar di bagian belakang untuk pemula. Sedangkan untuk mesin, kebanyakan standar, paling gear saja diganti dengan yang lebih besar.
    Ada beberapa trik yang cukup sering ditampilkan dalam freestyle ini, diantaranya yaitu: Stoppie (mengangkat ban belakang setinggi-tingginya dengan menggunakan rem depan), Wheelie (mengangkat ban depan sambil motor tetap berjalan), Burn Out (ban belakang berputar tetapi kondisi motor tetap diam, sehingga ban belakang mengeluarkan asap), Sliding (mengerem sambil motor dimiringkan ke kanan atau kekiri), dan masih banyak lagi. Walaupun tergolong cukup baru, “mainan” yang satu ini ternyata cukup banyak mendapat atensi masyarakat. Namun ingat, freestyle memerlukan keahlian khusus dalam penerapannya, mohon jangan mencobanya di sembarang tempat jika belum professional.

    Skuter matik (Skutik)

    Salah satu ‘spesies’ motor yang saat ini sedang booming. Popularitasnya kian hari kian meningkat, akibat berbagai macam kemudahan mengemudi dan perawatan yang ditawarkannya. Apalagi dibarengi dengan turut bermainnya merek-merek besar, seperti Kymco, Yamaha, Suzuki dan juga Honda yang memenuhi pasar dengan dukungan layanan purna jualnya. Di samping itu, bentuk yang manis serta enak dan mudah untuk didandani juga menjadi alasan banyak orang memilih jenis motor yang satu ini. Ditambah lagi dengan banyaknya toko-toko yang menjual aksesorisnya.
    “Yang lagi marak sih sekarang orang dandanin skutik arahnya ke fashion, baik itu vintage/klasik maupun ke racing look, tergantung selera si pemilik”, ujar Hendy dari Interieurs, salah satu bengkel modifikasi skutik. “Umumnya kalo vintage tuh ciri-ciri dandanannya pake windshield, spion chrome tinggi, ban white wall, jari-jari velg dibanyakin, aksen chrome, tas, dan lain-lain. Pokoknya sebisa mungkin dibikin kelihatan klasik, tapi bling-bling deh”, tambah Berry yang juga dari Interieurs. “Nah kalo racing look, biasanya yang diganti tuh disc brake pakai yang diameternya lebih gede, trus velg diganti yang tapaknya lebih lebar, bannya juga, shock up side down, body nuansa Kevlar, pasang knalpot racing, dan lain-lain”, ulas Dimas dari New Face, sebuah bengkel modifikasi skutik di bilangan Jakarta Selatan.
    Bagian mesin umumnya mereka sepakat untuk tidak diutak-atik sebab skutik-skutik ini selain untuk menyalurkan hobi modifikasi dan untuk senang-senang (ikut pameran, show, convoy, dan lain-lain), juga digunakan untuk harian. “Justru karena dipakai harian makanya kita dandanin tampilannya aja, biar tambah gaya dan tambah PD mengendarainya, hehe”, ujar Berry menutup pembicaraan.

    Vintage Vespa

    Skuter yang tetap bertahan selama 60 tahun sejak kelahiran pertamanya ini memang merupakan motor yang cukup banyak diminati oleh berbagai kalangan. Baik tua maupun muda, banyak yang memilih skuter klasik ini sebagai kendaraan kebanggaannya. Alasannya beragam, mulai dari melestarikan peninggalan orang tua, ingin tampil klasik atau memang hobi mengoleksi motor antik. “Vespa gue buatan tahun 1962, tangan pertama dari baru bekas punya bokap gue, dan sampai sekarang masih oke tuh”, ujar DJ Ali dari Sound of Zeus, pemilik Vespa 150 berwarna kuning kombinasi krem ini.
    Jenis dari Vespa klasik ini cukup beragam, misalnya Vespa Super, Vespa Sprint, Vespa GS, Vespa Special, Vespa Super Sprint, dan masih banyak lagi yang lainnya. Untuk dandanan, biasanya dikembalikan ke orisinil atau lebih ke arah vintage/ klasik. Pemilihan warna solid ataupun kombinasi sesuai dengan tahun pembuatan masing-masing Vespa semakin dapat menguatkan kesan klasik tersebut. Aksesori yang dipasang pun umumnya merupakan barangbarang vintage, new old stock (NOS), second hand maupun remake dari barang aslinya. Seperti windshield buatan Vigano atau rak scooter basket dan karpet buatan Metalplast merupakan
    aksesori yang banyak diincar. Pemasangan white wall dan dop roda juga layak dipertimbangkan.
    Perburuan aksesoris umumnya dilakukan di toko-toko aksesoris Vespa lama yang tersebar di Jakarta, seperti misalnya Aneka Motor di daerah Palmerah. Namun jika ingin lebih puas mendapatkan parts atau aksesoris, bisa juga order via internet di alamat www.scooterworks.com atau www.scooterwest.com .
    Untuk mesin, biasanya Vespa klasik ini mengusung mesin orisinil atau paling hanya peningkatan di sektor pengapian dan karburator. Namun untuk beberapa jenis tertentu, mesin standar dirasa masih cukup mumpuni untuk penggunaan sehari-hari. Dan dengan dandanan yang eksentrik, mengendarai Vespa klasik sebagai kendaraan sehari-hari tentu merupakan suatu hal yang cukup unik.

    New Vespa

    Merupakan the reborn of a legend. Setelah bertahun-tahun bertahan dengan bentuknya yang tidak berubah-ubah, Vespa mengeluarkan line up barunya di era millennium dengan wajah baru yang sarat perubahan untuk beberapa jenis. Tak hanya wajahnya yang diperbaharui, teknologinya pun mengikuti perkembangan zaman, terutama kemudahan dalam mengendarainya. Sebutlah Vespa ET4, Liberty, Gilera atau X9 yang bentuknya sangat fresh dan mengusung teknologi mesin 4 langkah bertransmisi otomatis. Selain dengan line up model dan wajah barunya, Vespa juga mengeluarkan versi baru dari beberapa tipe lamanya, seperti New PX atau Corsa yang juga cukup laris manis di pasaran. Untuk dandanan, biasanya banyak yang mengaplikasikan gaya retro vintage, namun tak jarang pula yang mendandaninya dengan gaya yang cukup centil, terutama untuk tipe ET4 dan Liberty. Pemasangan windshield, spion tinggi, ban white wall, tas Piaggio, American side lamp dan permainan grafis di body sudah merupakan hal yang umum dilakukan. Idenya pun bermacam-macam, dari dunia fashion, video games, motor polisi di suatu negara dan masih banyak lagi. Aksesorisnya pun sangat banyak jenis, merek dan pilihannya. Pilihan aksesori yang lumayan beragam inilah yang akhirnya juga menimbulkan banyak kreatifitas para pengguna New Vespa untuk mengekplorasi dandanan kendaraannya. Model yang cantik, ditambah dengan kemudahan dalam mengeksplorasi dandanan, lalu diikuti dengan teknologi terkini tentu menjadi senjata ampuh untuk memikat hati customer. Maka tak heran jika beberapa line up Vespa baru yang diedarkan di Indonesia terjual habis laris manis dan menjadi pilihan kendaraan bagi kaum urban masa kini, yang selain untuk fun and pleasures, juga dapat digunakan sebagai kendaraan harian yang tetap tampil gaya.

    Trail - Motocross dan Supermoto

    Bagi Anda yang sempat menyaksikan film nasional Ali Topan Raja Jalanan versi original yang kondang di kisaran tahun 70an tentu akrab dengan kendaraan yang satu ini. Trail. Yup, kendaraan roda dua berpostur jangkung yang aslinya untuk kegunaan di medan tanah/ off road, oleh si Ali Topan, tokoh utama film tersebut digunakan untuk menyusuri jalanan ibu kota yang akhirnya menjadikan Trail menjadi motor yang cukup kondang di masa itu.
    Kini, setelah beberapa tahun berselang, Trail kembali marak menghiasi jalanan ibu kota dengan dandanan yang juga tak kalah menarik, terutama setelah merk Hyosung Bosowa RX125 datang menemani Suzuki TS yang lebih dulu ada di pasaran. Umumnya ada dua dandanan yang bisa diaplikasikan di Trail, yaitu gaya Motocross dan gaya Supermoto. Menurut Mas Oni, salah satu pengguna Trail modifikasi, perbedaan mendasar pada kedua gaya tersebut hanya terletak pada penggunaan ban dan velg. Jika gaya motocross menggunakan ban bermotif kasar, di supermoto justru sebaliknya, menggunakan ban bermotif halus. Untuk velg sendiri jika motocross menggunakan velg 21” di bagian depan dan 18” di bagian belakang, supermoto menggunakan velg 17” di kedua rodanya. Untuk bagian mesin, umumnya yang dimodifikasi tidak terlalu extreme, hanya terkonsentrasi untuk peningkatan performance saja. Misalnya penggantian piston dan knalpot. Untuk handling-nya, penggantian sektor suspensi dan penggunaan velg dan ban yang bertapak lebih lebar juga layak untuk dilakukan. Sebenarnya kedua gaya modifikasi (motocross dan supermoto) ini sah-sah saja untuk dipilih sesuai pribadi yang bersangkutan dan sesuai kebutuhan dari sang pemilik. Kelebihan dari kedua jenis modifikasi ini selain bisa digunakan untuk fun dan pleasure seperti bermain di hutan dan off road untuk motocross dan supermoto, atau juga bermain freestyle untuk supermoto, kedua gaya ini juga tetap layak untuk dipakai harian. Dan karena motornya besar dan kokoh sudah pasti lebih gaya dan keren dilihatnya, dan
    berkesan gagah tentunya.

    Harley Davidson

    Siapa yang tidak kenal Harley Davidson? Simbol kebebasan yang mungkin menjadi impian setiap bikers untuk memilikinya. Motor yang satu ini banyak sekali aliran modifikasinya, “Gue rasa malah jarang kali yah yang punya HD bener-bener standar” ungkap Vero, salah seorang modifikator HD. Masih menurut Vero, aliran modifikasi dari HD sangatlah banyak, namun beberapa di antaranya yang cukup popular seperti Stock Custom, yaitu memodifikasi tanpa merubah dimensi motor, Bolt On, yaitu pemasangan aksesoris sesuai dengan jenis HD tertentu, atau Pro Street, dimana modifikasi lebih diarahkan kepada performa mesin HD, ada juga yang disebut Chopper, dimana dilakukan perubahan pada dimensi motor, seperti perenggangan rake (sudut kemiringan shock breaker depan), perubahan stang, dan masih banyak lagi. Chopper ini sendiri masih dibagi lagi dalam beberapa kategori seperti mild chopper, wild chopper, extreme chopper, classic chopper, old school chopper dan juga bobber yang merupakan urat dari traditional chopper yang telah ada sejak tahun 30-40an. “Gaya dandanannya juga banyak lho, ada Japanese style, European style, Swedish Style, American style dan lain-lain”, ulas pria yang sudah akrab dengan HD sejak masih duduk di bangku SMP ini. “Dan masing-masing style itu punya ciri khas tersendiri, misalnya Swedish dengan shock panjangnya, European dengan gaya klimis dan rapihnya, dan masih banyak lagi. Kira-kira begitu deh beberapa gambaran modif HD yang sebenarnya masih banyak banget untuk disebutin satu persatu”, terang Vero lagi. “Kalo di Indonesia sendiri, yang cukup banyak adalah aliran Stock Custom, European style, Pro Street dan Chopper. Tapi sekarang-sekarang ini mulai banyak juga yang memilih Bobber atau Old school chopper sebagai dandanan HD-nya”, ujar Vero menutup pembicaraan.

    Dari beberapa contoh di atas, mungkin bisa merubah cara pandang Anda terhadap kendaraan roda dua. Sekaligus diharapkan dapat menambah referensi Anda dalam mendandani kendaraan roda dua (jika Anda telah memilikinya). Paling tidak, kini tampilan roda dua pun bisa dibuat se-catchy mungkin dan bisa menambah rasa percaya diri para penunggangnya. Dan yang pasti, bisa meningkatkan efisiensi dari para pengendaranya, baik itu dalam hal waktu, biaya transportasi maupun biaya maintenance dari kendaraan itu sendiri jika dibandingkan dengan kendaraan roda empat. Dan, selain itu kendaraan roda dua tersebut tetap bisa difungsikan sebagai kendaraan untuk fun, pleasures maupun daily use. Tertarik untuk mencoba?

    [Sumber : freemagz.com]
    gath akbar coming soon
    new engine coming soon
    community engine coming soon
    new design coming soon


  10. #10
    Jadi Admin Lagi :lol3: Mr. Kelly's Avatar
    Join Date
    Mar 2002
    Location
    VGI HQ
    Posts
    9,894
    Rep Power
    10
    ”Power” Melorot, Lakukan "Oversize"

    BILA tenaga yang dikeluarkan mesin kendaraan terasa berkurang dan ada asap putih yang keluar, itu pertanda adanya kebocoran kompresi mesin. Kompresi yang normal akan menghasilkan tenaga mesin yang maksimal.

    Beberapa penyebab dari kebocoran kompresi adalah kerusakan pada ring piston dan piston yang aus. Untuk mengetahui penyebab kebocoran kompresi dapat dilakukan dengan melakukan tes tekanan kompresi. Kini ada alat khusus yang bisa digunakan untuk menunjukkan standar tekanan kompresi. Kalau ternyata tekanan kompresinya di bawah standar, tindakan yang bisa dilakukan adalah menemukan penyebab masalah kompresi.

    Untuk mendeteksi kerusakan ring piston bisa dilakukan dengan cara menambahkan oli ke dalam silinder ketika melakukan tes kompresi. Apabila kompresinya naik setelah ditambahkan oli, penyebab utamanya ada dua, yaitu dinding silinder atau ring piston mengalami keausan.

    Solusi yang bisa dilakukan adalah overhaul pada nlok mesin. Khusus untuk piston, umurnya bergantung pada berat tidaknya pemakaian kendaraan serta jarak yang ditempuh serta kualitas oli yang digunakan. Tidak ada batasan km, kapan piston harus diganti dengan yang sama ukurannya (standar) bila sudah mulai aus.

    Namun pada kondisi piston yang sudah amat aus dan menurut alat ukur harus diganti, sebaiknya diganti. Berdasarkan pengalaman, piston dan ring harus diganti bila telah menempuh sekira 50.000 km. Itu bisa dilakukan dengan mengganti piston dan ring yang standar.

    Namun bila melalui alat ukur ternyata dinding silindernya sudah terkikis aus hingga batas yang ditentukan, penggantian piston mesti dilakukan dengan "oversize" . Bila dipaksakan mengganti dengan yang standar, biasanya kompresi tetap tidak akan optimal.

    Ukuran piston untuk oversize ada 4 yang sudah menjadi standar yaitu oversize 1 (0.25mm), oversize 2 (0.50mm), oversize 3 (0.75mm), dan oversize 4 (1 mm). Untuk melakukan pergantian piston standar ke oversize biasanya mengikuti prosedur dari oversize dimulai dari 1 dulu. Bila mesin dipakai beberapa lama atau telah menempuh puluhan ribu km kemudian tenaganya menurun kembali bisa dilakukan oversize 2 dan seterusnya.

    Untuk memasang piston oversize biasanya dinding silinder diperbesar lagi sesuai yang diperlukan yang disebut korter. Ring seher untuk piston oversize juga memiliki ukuran piston oversize-nya.

    Mesin yang baru memakai piston oversize , biasanya harus melakukan running in lagi seperti mesin baru sekira 200 hingga 300 km agar dudukan piston ke silinder benar-benar pas lagi.

    [Sumber : pikiran-rakyat.com]
    gath akbar coming soon
    new engine coming soon
    community engine coming soon
    new design coming soon


Page 1 of 2 12 LastLast

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •