Gaming memang mayoritas dimainkan oleh laki-laki, namun tidak berarti tidak dapat dinikmati oleh perempuan. Menurut laporan Gamer Segmentation 2009, hasil menunjukkan bahwa jumlah perempuan yang bermain game telah meningkat dalam beberapa kategori. Apabila jumlah perempuan yang terlibat di dalam kategori Console Gamer pada tahun 2008 berada pada angka 23%, angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 5% ke angka 28% di tahun 2009. Selain pada kategori Console Gamer, peningkatan jumlah sebesar 4% juga ditemukan pada kategori Heavy Portable Gamer dan Extreme Gamer.
Laporan yang diperoleh turut menunjukkan bahwa peningkatan jumlah gamers perempuan ini cenderung disebabkan oleh Wii. Industri game tampak tengah memperhatikan hal ini, dengan memberikan perhatian besar di E3 tahun ini pada game-game yang disebut sebagai game untuk perempuan, yang dengan cepat berubah menjadi pasar yang menguntungkan.
Bingung dengan definisi cewek Extreme Gamer? Cewek diatas cukup kelihatan "Extreme"
Data lainnya menunjukkan kebiasaan dari para core gamers. Segmen “Extreme” bermain lebih banyak dari yang lainnya, dengan kata lain sebagai kategori “ter-“. Extreme Gamer kini mencatat peningkatan sebesar 4% terhadap keseluruhan pasar pembelian game, yang sayangnya masih kurang banyak untuk berpengaruh terhadap industri game saat ini.
Apabila ditilik lagi, peningkatan gamers perempuan dan Wii kini secara sederhana lebih memiliki potensi untuk saat ini daripada peningkatan yang dihasilkan oleh para core gamers dengan ukurannya yang cukup relatif. Ini merupakan saat yang tepat bagi industri game untuk menarik kalangan konsumen perempuan lebih dekat lagi, seraya tetap mempertahankan apa yang selama ini telah diraih melalui kalangan gamers laki-laki. (LYR)