Peace Walker yang awalnya direncanakan untuk muncul di Jepang pada 18 Maret, kini terpaksa baru akan bisa dinikmati oleh gamers negeri matahari terbit tersebut pada 29 April yang akan datang. Selang waktu lebih dari satu bulan tentunya merupakan hitungan waktu yang cukup berarti, baik bagi pengembang maupun gamers itu sendiri. Syukurnya, kemunduran waktu ini tampaknya tidak akan mempengaruhi rencana rilisnya untuk kawasan Amerika dan Eropa. Menurut Konami, hal ini penting untuk dilakukan demi pencapaian hasil yang lebih memuaskan.
“Saya selalu memohon pada para staff, ‘Kalian tidak boleh terlambat apabila tanggal rilis sudah diumumkan. Ini merupakan sesuatu yang serius bagi pengembang game,’” ujar Kojima dalam pernyataannya. “Pengumuman resmi atas suatu tanggal rilis tidak kurang adalah sebuah janji bagi para penggemar dan mitra bisnis. Dengan kata lain, perubahan tanggal rilis terkesan seperti mengkhianati harapan orang-orang,” ia menambahkan.
Sebagai penutup untuk pernyataan tertulisnya, Kojima pun berkomentar, “Mungkin akan butuh waktu yang lama untuk dapat memperoleh kembali kepercayaan yang telah hilang. Akan tetapi, kami akan bekerja keras, dengan segala harapan bahwa kami akan dapat meraih kembali dukungan dari semua orang pada nantinya. Saat ini, Kojima Productions tengah mengerahkan segalanya untuk penyelesaian dan perampungan demi melengkapi hasil jadinya.”
Sementara gamers Jepang tampak sangat menyayangkan hal ini, keterlambatan ini sepertinya tidak akan dipermasalahkan oleh para gamers Barat. Tunggu saja hasilnya di Jepang pada 29 April dan AS pada 25 Mei mendatang. Dukungan para penggemar masih akan ada bagi Kojima-san. (LYR)