Halo 3: ODST yang tengah dalam pengembangan Bungie tampaknya tidak akan menjadi sebuah game FPS biasa. Memang masih kental dengan elemen shooter tradisional, namun kali ini ditambah dengan penggabungan elemen open world ala Grand Theft Auto. Begitulah menurut Bungie.
“Kami tengah melakukan banyak hal untuk mencampurkannya, memperkenalkan beberapa hal non-linear, sejumlah eksplorasi bebas,” ungkap Director Joseph Staten. “Ini juga merupakan sebuah cerita misteri, maka akan ada lebih banyak pencarian petunjuk dan pemecahan misteri lebih daripada yang biasanya anda temukan pada game semacam ini.”
Halo 3: ODST memungkin gamers untuk menjelajahi dunia di dalamnya dengan menghubungkan petunjuk-petunjuk yang ada untuk mengetahui apa yang telah terjadi pada anggota-anggota ODST yang lain. Pada saat gamers ingin meneruskan misi menurut jalan cerita, gamers tinggal menuju lokasi tertentu di dalam kota untuk mengaktifkan suatu flashback, menurut laporan dari artikel Times.
Selain ODST, Bungie juga memiliki prekuel dari Halo pertama yang disebut dengan Reach. Bungie memberitahukan bahwa mereka telah melihat Project Natal. Kepala studio Harold Ryan mengungkapkan bahwa teknologi tersebut bisa digunakan pada Reach. “Saya benar-benar berpikir bahwa ‘Reach’ dapat dimungkinkan dengan itu,” ujarnya. (LYR)