3 hari bersama Tantra By admin Published: October 14, 2004 PrintEmail
Day 2
Hari pertama saya lebih banyak masih berusaha untuk memahami fitur interface game dan environmentnya. Kini pada hari kedua, saya ingin lebih memahami lagi lingkungan game ini.
Dunia Tantra. Ini hanya map awal saja.
Dan saya juga telah menemukan beberapa fakta baru.
OOoooohhh!!! Basi deh gua! Tapi spirit untuk apa? Magic kali yah?
Hal pertama yang saya ingin telaah setelah hari pertama adalah kota awal game ini (Mandara Town) dan para NPCnya.
Engine game ini tergolong cukup baik dan kota Mandara terlihat hidup dengan beberapa NPC yang ada di situ hanya untuk memberikan quest atau hanya di situ untuk menciptakan lingkungan yang terlihat hidup.
(NPC anak kecil yang lag jojing)
Ketika saya sapa NPC pedagangnya, ternyata NPCnya menyapa dengan sahutan dan mirip sekali dengan game Age of Empires 2 ketika kita meclick salah satu unit kita. Interface belanja cukup sederhana dan mirip dengan interface belanja RPG PC/Barat. Jika kita ingin membeli cukup click and drag ke inventory window kita dan menentukan jumlahnya. Jika kita ingin menjual, cukup click and drag item tersebut ke window penjualnya. Para pemain MMORPG dan RPG PC tidak akan mengalami kesulitan dalam mahami interface Tantra.
Kanan window inventory dan kiri window penjual
Map dalam game ini selain menunjukkan secara real-time posisi karakter kita di map, juga menunjukkan dengan jelas posisi NPC-NPC penting dalam kota.
Kota Mandara, perhatikan icon-icon NPC tokonya.
Hello sexy lady. Ini NPC aksesoris BTW.
Setelah semuanya terlihat jelas, akhirnya saya terdorong untuk menyelesaikan semua Quest awal yang diberikan kepada pemula game ini. Quest-questnya adalah quest mudah yang kebanyakan bertujuan untuk memperkenalkan pemain dengan dunia game ini. Diantaranya seperti interface bertarung, membuat grup dan memperbaiki senjata atau armor yang sudah aus. Quest-quest ini selain memberikan Experience point yang banyak, ternyata menghadiahkan kita dengan Equipment awal yang cukup kuat. Jadi, jika kalian nanti memulai game Tantra, selesaikan Quest-quest awalnya. Selain informatif dan melancarkan kecanggungan kita pada awal permainan, equipment yang dihadiahkan sangatlah sepandan dengan waktu yang akan kalian keluarkan.
Chori Armor dari Quest lebih besar defensenya dari yang dijual di NPC
Dalam perjalanan saya untuk menyelesaikan quest saya, saya menemukan NPC bernama Apvas yang menanti di pintu utama Mandara. NPC ini selain memberikan Quest-quest awal kita, juga adalah NPC yang perlu kita ajak bicara jika ingin melanjut ke second job. Saya cukup kaget karena dari awal game ini tidak ada singgungan sedikit pun mengenai pergantian job. Ketika saya ingin mengubah job saya, dia hanya menyahut saya terlalu lemah. Saat itu saya masih level 6, mungkin level 10 saya baru bisa berubah.
Apvas ada dekat pintu gerbang utama Mandara
Seperti saya jelaskan sebelumnya, hunt di game ini dibuat sangat mudah sekali dengan interfacenya yang cukup dengan 3 tombol saja. Tidak terasa sudah 4 level saya naikkan karakter saya. Tapi sebelum saya mengubah job saya, saya ingin melihat skill list saya dulu karena saya ingin melihat perbedaan skill pada saat pergantian job.
Skill window. Kiri atas untuk sword mastery dan kanan untuk Dagger Mastery. Tengah adalah skill aktif yang baru bisa dipelajari setelah lvl 10.
Ok, kebanyakan skill yang tersedia pun baru terbuka pada saat kita level 10. Inilah salah satu hal yang membuat yakin kalau job kedua baru bisa di capai setelah level 10.
Tunggu sampai lvl 10.
Saya akhirnya mengganti job/profesi saya. Tidak ada pilihan job lain dan saya asumsikan suku lain juga tidak memiliki profesi alternatif. Setelah berubah, saya tidak melihat adanya perbedaan mencolok dalam status saya dan tidak ada skill yang baru yang terbuka. Saya sedikit terkejut karena saya kini bingung dengan tujuan dari pergantian profesi ini.
Sebelum (Kiri) dan sesudah (Kanan). Point Trizennya juga meningkat, walau masih belum diketahui untuk apa.