Percy Jackson & The Olympians: The Lightning Thief – 20th Century Fox
By puturay
Published: February 12, 2010

Untitled Document

The Story

Diawal film, dikisahkan Poseidon, sang dewa laut, naik dari permukaan laut dan mengunjungi kota New York untuk bertemu dengan Zeus yang sedang murka karena senjata andalannya, Lightning Bolt, hilang dicuri oleh seseorang. Dan Zeus menuduh putra Poseidon, Percy Jackson, yang mencurinya. Sebagaimana layaknya seorang ayah, Poseidon otomatis berusaha membela putranya. Namun Zeus yang sudah terlanjur murka mengeluarkan pernyataan apabila sampai masa waktu yang ditentukan, Percy Jackson belum mengembalikan senjatanya tersebut, maka perang antara dirinya dan Poseidon akan terjadi.

Sementara itu di tempat lain, Percy Jackson yang belum menyadari bahwa dirinya adalah seorang demigod, sedang mengalami masalahnya sendiri. Sebagai seorang remaja yang masih duduk di bangku SMU, Percy mengalami permasalahan dengan sekolahnya dan juga dengan bapak angkatnya. Hanya Grover, sahabatnya-lah yang menemani dia menghadapi semua masalahnya tersebut. Sebagai pelarian, Percy lebih senang menghabiskan waktunya dengan dia didalam kolam selama beberapa menit. Menurutnya, dia merasa lebih tenang bila sedang melakukan itu.


Mr. Brunner dan Grover

Pada sebuah kesempatan dimana kelas Percy melakukan perjalanan ke sebuah musium kebudayaan Yunani, salah seorang guru Percy tiba-tiba berubah menjadi Fury, sebuah mahluk berbentuk kelelawar dengan ukuran raksasa dan mengancam Percy untuk segera menyerahkan lightning bolt, milik Zeus atau harus kehilangan nyawanya. Ditengah kebingungan dan ketakutannya, kehadiran Mr. Brunner dan Grover secara tiba-tiba yang mampu mengusir mahluk tersebut tidak terlalu mambantu walaupun nyawa-nya selamat. Belum hilang kebingungannya, Mr. Brunner tanpa penjelasan malah memberikan Percy sebuah pena sebagai senjata dan meminta Grover untuk membawa Percy menemui ibunya.

Dalam pelarian bersama ibunya dan Grover menuju sebuah tempat yang disebut-sebut sebagai tempat perkemahan, sekali lagi Percy berhadapan dengan mahluk besar yang memiliki tanduk bernama Minotaur. Percy pun menggunakan pena pemberian Mr. Brunner yang ternyata dapat berubah bentuk menjadi sebilah pedang. Dengan segala upaya Percy berusaha mengalahkan mahluk tersebut, namun gagal. Ketika mereka sampai di gerbang perkemahan, Percy dan Grover berhasil lewat namun ibunya tidak. Sementara itu mahluk raksasa itu masih terus mengejar dan menangkap ibunya. Percy pun menjadi kalap dan berhasil mengalahkan mahluk tersebut walaupun sudah terlebih dahulu kehilangan ibunya. Lelah karena pertempuran, Percy pun pingsan.


Annabeth, Putri dari Athena

Setelah siuman, Percy mendapati dirinya di sebuah tempat perawatan yang terletak didalam sebuah bumi perkemahan. Grover akhirnya menjelaskan perihal identitas dirinya yang ternyata adalah Satyr atau mahluk setengah manusia, setengah kambing dan merupakan penjaga dari Percy Jackson yang merupakan seorang demigod, putra dari Poseidon, dewa laut. Grover juga mengajak Percy untuk bertemu dengan Mr. Brunner yang aslinya bernama Chiron, seorang Centaur. Melalui Chiron, Percy mendapatkan penjelasan mengenai tempat tersebut dan tujuannya berada disana.

Bumi perkemahan tersebut ternyata adalah tempat berkumpulnya para demigod dan mahluk-mahluk dalam hikayat. Selain Percy, ternyata masih ada banyak sekali anak-anak dari para Dewa, diantaranya ada Annabeth yang merupakan putri dari dewi Athena dan Luke putra dari dewa Hermes. Bersama mereka berlatih untuk dapat menjadi pejuan dan mampu melindungi diri mereka sendiri dari berbagai ancaman di kemudian hari. Akhirnya Percy dapat bertemu dengan orang-orang seperti dia dan tidak merasa asing lagi.


Ketiga Petualang Muda

Tapi cerita tidak berakhir disini, Percy dan kawan-kawan yang sedang berpesta harus terganggu dengan kehadiran Hades, dewa penguasa neraka, yang mencari Percy dan meminta dia menyerahkan senjata milik Zeus untuk ditukar dengan ibunya. Mendengar itu, Percy memutuskan untuk kabur dari perkemahan dengan mengindahkan perintah dari Chiron untuk menyelamatkan ibunya dari tangan Hades. Grover dan Annabeth pun ikut serta meskipun awalnya Percy menolak. Dan berdasarkan informasi dari Luke, mereka memperoleh peta menuju neraka dan juga beberapa barang yang bisa membantu perjalanan Percy.

Dapatkah akhirnya Percy menemui Hades? Dan siapakah pencuri sesungguhnya dari senjata terkuat dari Zeus? Dapatkah Percy membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah kepada Zeus? Silahkan saksikan filmnya ya…


Athena, Zeus dan Poseidon

Overall


Chris Columbus, Sang Sutradara

Film ini dibuat berdasarkan buku serial fantasi dan petualangan Percy Jackson and The Olympians yang ditulis oleh Rick Riordan. Dan The lightning thief merupakan buku pertamanya. Chris Columbus sang sutradara beranggapan bahwa sebuah tantangan membuat film berdasarkan hikayat Yunani di dunia modern. Apalagi mengingat kemampuan visual efek saat ini sudah cukup maju. Sehingga dapat diciptakannya sebuah film yang lebih menarik secara visual.

Dari segi cerita, film ini memang tidak memiliki konten yang berat. Apalagi mengingat film ini dibuat berdasarkan sebuah buku anak-anak. Walaupun begitu, film ini tetap memilik alur cerita menarik serta visualisasi yang baik. Buat kita yang tumbuh besar di Indonesia, cerita mengenai dewa-dewa Yunani hanya sedikit yang dapat dipelajari di sekolah. Berbeda dengan pendidikan gaya Eropa maupun Amerika, yang mengajarkan sejarah dewa-dewa Yunani dan bahkan bahasa latin. Oleh karena itu, melalui film ini kita dimungkinkan untuk menambah ataupun mengingatkan kembali mengenai siapa Zeus, Poseidon, Hades dan lain-lain. Atau bahkan mahluk-mahluk lain-nya yang berada didalam kisah yang sama.


Hydra Lagi Ngamuk

Untuk casting, para pemeran utama dalam film ini terdiri dari bakat-bakat muda, seperti Logan Lerman, Brandon T. Jackson dan Alexandra Daddario yang bisa dikatakan sebagai muka-muka baru. Namun bukan berarti tidak adanya bintang-bintang senior, karena masih ada Pierce Brosnan, Uma Thurman dan Rosario Dawson. Secara keseluruhan para pemerannya cukup pas kok dengan perannya. Terutama dengan para dewa, mendapat pribadi saya cukup pantas kok dan tidak berkesan terlalu memaksa.

Sekali lagi, Chris Columbus mampu menghadirkan sebuah film yang diangkat dari sebuah buku anak-anak. Seperti juga dengan film-film sebelumnya yang diangkat dari serial Harry Potter. Film ini tampil begitu ringan namun tetap menawan. Walaupun mungkin (karena saya belum membaca bukunya) masih ada perbedaan dari segi alur cerita dan detail dari buku namun saya pikir masih dalam batas kewajaran. Sekali lagi kita harus bisa membedakan dua jenis karya yang berbeda meskipun berasal dari satu sumber yang sama supaya kamu tidak kecewa.


Medusa dan Percy

Secara keseluruhan, saya nilai film ini sebagai film cukup oke. Yang membuat saya kurang puas sekali lagi adalah sistem editing ulang di cinema Indonesia entah alasan sensor atau batas waktu. Terkadang pemotongan ulang tersebut berkesan ‘sembarangan’ membuat alur film jadi patah-patah. Menyebalkan sekali! Tapi ini tetap saya nilai sebagai film layak tonton dan menghibur. Jadi tunggu apa lagi, silahkan saksikan filmnya sementara saya mau beli bukunya. Selamat menyaksikan!


Percy dan Trident-nya

VGI Rate C+

Directed by                  Chris Columbus
Written by                    Craig Titley (screenplay)
Based on a book by     Rick Riordan

Cast

Percy Jackson              Logan Lerman
Grover Underwood      Brandon T. Jackson
Annabeth                      Alexandra Daddario    
Medusa                        Uma Thurman
Chiron                          Pierce Brosnan
Zeus                             Sean Bean
Poseidon                      Kevin McKidd
Athena                         Melina Kanakaredes
Sally Jackson               Catherine Keener
Persephone                  Rosario Dawson
Hades                          Steve Coogan