Siapa yang tidak kenal dengan Kamen Rider? Para "penunggang bertopeng" ini merupakan karakter-karakter jagoan legendaris rekaan Shotaro Ishinomori. Dengan kembali mengusung tema "klasik" kebaikan melawan kejahatan, para jagoan Tokusatsu ini sukses mendapat tempat di hati para penggemarnya. Diawali pada tahun 1971 oleh Kamen Rider Ichigo-Nigo dan diakhiri pada 1989 oleh Kamen Rider Black RX, masa-masa tersebut telah dikenal sebagai era Showa untuk Kamen Rider. Tidak sepenuhnya berhenti berproduksi seusai Black RX, beberapa karakter Kamen Rider sempat lahir pada saat itu, yaitu Shin Kamen Rider, ZO, dan J. Meninggalnya Shotaro Ishinomori sang pencipta rupanya tidak mengartikan akhir yang sama bagi Kamen Rider. Pada tahun 2000, legenda baru Kamen Rider telah dimulai kembali sebagai era Heisei oleh Kuuga. Dari Kuuga lalu berlanjut ke Agito, Ryuki, Faiz, Blade, Hibiki, Kabuto, Den-O, Kiva, dan akhirnya sampai pada Kamen Rider tahun ke-10, Decade. Kini, guna memperingati era Heisei Kamen Rider yang sudah mencapai tahun ke-10 serta "merayakan" pertemuan para Kamen Rider Heisei, maka Namco Bandai kini mencoba menghidupkan kembali game Kamen Rider yang sempat terhenti pada Den-O dan Kiva. Kembali mengusung genre fighting dan dengan para Kamen Rider yang sudah ada selama 10 tahun terakhir ini, Kamen Rider: Climax Heroes akan melanjutkan pertarungannya khusus untuk konsol PlayStation 2. Kabar baik bagi para penggemar Tokusatsu sekaligus pemilik PS2, meskipun saya sendiri mengharapkan game ini juga dirilis untuk PSP.
Den-O Axe form vs. Kiva
Bagi kamu gamers yang sudah pernah memainkan game-game Kamen Rider Heisei sebelumnya, saya rasa pastinya kamu sudah tidak asing lagi dengan bagaimana gameplay-nya dibawakan. Genre yang dibawakan di game inipun masih sama, yaitu fighting. Apabila game kali ini tidak menyajikan perkembangan yang banyak dari game-game pendahulunya, maka mode-mode yang ada pun tampaknya sudah bisa diperkirakan. Story mode di game ini kemungkinan besar akan menampilkan jalan cerita dari Decade (atau bisa juga dengan menambahkan skenario dari karakter Diend). Bagaimana Decade bertarung di masing-masing dunia para Kamen Rider Heisei dan mendapatkan kekuatan baru dari setiap Kamen Rider yang ada. Mengingat bahwa kekuatan yang Decade peroleh tentunya tidak sedikit, maka masih sulit untuk saya bayangkan bagaimana mekanisme pertarungan dengan menggunakan Decade. Seperti biasanya, serangan tampaknya akan terbagi menjadi medium attack, strong attack, dan special attack. Yang menjadi khas dari game-game Kamen Rider ini tentunya adalah special attack khas para jagoan yang pastinya ditunggu-tunggu untuk dapat dilihat oleh para penggemar. Dalam wujud Decade, bisa dibayangkan serangan khas yang akan muncul di antaranya adalah beberapa macam Attack Ride seperti Blast, Slash, atau Illusion. Selain Attack Ride, Decade juga mempunyai kartu-kartu Kamen Ride untuk berubah wujud menjadi Kamen Rider yang kekuatannya telah diperoleh. Lebih lanjutnya lagi, Decade dapat berubah ke dalam variasi form dari Kamen Rider Heisei yang sudah ada dengan menggunakan kartu Form Ride. Sebagai jurus penutupnya, Decade dapat mengeluarkan Final Attack Ride yang merupakan serangan kombinasinya dengan Final Form Ride. Variasi yang sangat banyak apabila dibandingkan dengan jurus-jurus Kamen Rider di game sebelumnya. Seandainya fitur-fitur tersebut dapat dihadirkan sepenuhnya, tentunya hal ini akan menjadi nilai lebih khusus untuk game ini.
Pukulan maut Kuuga ternyata cukup buat bikin Agito melayang
Apabila Decade dapat dihadirkan pada game ini sekuat bagaimana karakter tersebut seharusnya, mungkin karakter ini bakalan terkesan sangat imbalance. Akan tetapi, apabila Decade dihadirkan tidak sepenuhnya dengan menggunakan seluruh potensi kekuatan yang ada padanya, tampaknya karakter ini akan kehilangan ciri khasnya. Bagaimana pihak pengembang game untuk menyikapi hal ini tentunya hanya dapat gamers ketahui setelah game ini rilis pada 6 Agustus mendatang. Selain Story, game Kamen Rider pada umumnya juga turut menyertakan Versus mode melawan CPU atau player 2, lalu tipikal mode yang sejenis dengan Survival dan Time Attack, serta tidak lupa fitur mini-game dan unlockable untuk Gallery atau karakter. Untuk karakter-karakternya, dapat dipastikan 10 Kamen Rider Heisei utama (mulai dari Kuuga, Agito, Ryuki, Faiz hingga Decade) akan menjadi karakter playable disini. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa beberapa Kamen Rider tambahan seperti Gattack, Zeronos, atau Ixa bisa saja membuat game ini jadi lebih semarak.
Royal Straight Flush vs. Ongekibou Rekka
Berbicara mengenai kualitas grafisnya, sepertinya bukanlah sesuatu yang bisa dibandingkan dengan kualitas grafis game-game saat ini. Tampilan 3D dengan tekstur yang kurang rapi cukup membuat saya menarik kesimpulan bahwa game ini lebih tepat dirilis di PSP. Kualitas grafis yang mirip dengan kualitas grafis game-game awal tahun 2000-an sepertinya cukup menjadi nilai minus yang berpengaruh untuk standar grafis game pada saat ini. Padahal, saya rasa sebenarnya Namco Bandai bisa "mengerahkan pasukannya" untuk membuat grafis game ini jadi lebih baik. Semoga saja Namco Bandai memiliki pertimbangan untuk bereksperimen dengan game ini di PSP (lagi-lagi www.ngarep.com :p). Yah, walaupun kualitas grafis tidak bisa dikategorikan memuaskan, setidaknya para penggemar Tokusatsu sudah boleh berbesar hati untuk menyambut kedatangan game ini di PS2. Dan yang tentunya juga tidak boleh sampai dilewatkan pada suatu game Kamen Rider adalah soundtrack-soundtracknya. Kemungkinan besar game ini akan menyajikan musik-musik dari Kamen Rider Decade dengan tambahan BGM orisinilnya. Akan tetapi, saya cukup menaruh harapan bahwa lagu finisher khas tiap-tiap Rider seperti Agito (dengan Believe Yourself), dan lain sebagainya, akan ditambahkan pada game ini. Hal ini tentunya akan membuat nuansa game ini jadi lebih khas dengan filmnya, ya kan? Pasti ditunggu banget dah!