Setelah mengenai musuh dengan jumlah hit tertentu, karakter kita bisa melakukan special attack yang memiliki animasi yang cukup dahsyat. Tapi jangan terlena dengan animasinya, karena kita diharuskan untuk menekan beberapa command supaya special attack bisa dilakukan dengan sempurna (oke, gue sempet bengong pas pertama kali ngeluarin special attack, huu).
Di game ini, tiap karakter memiliki spell yang disebut Life Skill dan Blood Skill, Blood Skill adalah spell yang berguna untuk menyerang musuh, sedangkan Life Skill berisikan spell penyembuh dan support (white magic dan black magic dalam bentuk yang berbeda).
Taupy Special Move screen : Siapa yang gak bengong liat ini coba
Pada level-level awal, mungkin kita akan mengalami kesulitan dalam melawan musuh, tetapi setelah kita meng-upgrade sebagian besar jurus dan menaikkan level, seluruh musuh disini bisa dibantai dengan sangat mudah. Tinggal gunakan special attack berkali-kali, dijamin semua musuh akan KO seketika. Makanya, di game Sands of Destruction ini, berkeliling untuk mencari level sangat dianjurkan (asal jangan over aja, nanti lawan boss Cuma sekali pukul nggak seru kan).
Sebuah fitur unik yang ada di game ini adalah “Quip”. Quip atau voice set adalah sebuah ability berupa secuplik omongan yang bisa dipasang di tiap karakter. Apabila karakter mengeluarkan kalimat Quip itu di saat memulai battle atau Quip itu aktif pada kondisi tertentu, maka karakter tersebut akan mendapatkan status tertentu (yes, saatnya bluffing berguna di sebuah game).
Bluffing : You...you tampang you kayak guguk yuu...
Untuk sebuah JRPG masa kini, gameplay yang ada di Sands of Destruction ini cukup stabil. Sistemnya memang terlihat mudah, tapi harus digunakan dengan tepat guna. Well, at least sistem gameplay-nya tidak membosankan (hajar terus bleh, mumpung karakter gue udah over powered, hihihi)
Sound : 8
Untuk para penggemar RPG keluaran Squaresoft(kini Square-Enix), pastinya tidak asing lagi dengan nama Yasunori Mitsuda. Beliau menciptakan BGM untuk game-game terkenal seperti Chrono Trigger, Chrono Cross, Xenogears, Shadow Heart, dan lain sebagainya. Kali ini, beliau menjadi composer utama untuk seluruh BGM yang ada di game Sands of Destruction ini.
Morte : iya, lagunya enak deh buat merenung begini
Dan seperti karya-karya sebelumnya, BGM yang ada di Sands of Destruction ini terdengar sangat bagus. Meskipun saya tidak begitu memperhatikan aspek BGM di dalam sebuah game (terutama di handheld console), tetapi BGM di game ini mampu mencuri perhatian saya untuk mendengarkannya terus menerus. BGM di game ini benar-benar mencerminkan keadaan dari daerah yang kita datangi atau event yang sedang berlangsung. Jadi, apabila kita memasuki sebuah dungeon, BGM yang ada akan berganti menjadi lagu yang cukup misterius dan menegangkan. Sedangkan apabila kita memasuki kota, BGM yang ada akan berganti menjadi musik yang menenangkan pikiran.