Begitu pula dengan event, apabila kita menemukan event yang menegangkan seperti Boss battle, BGM upbeat yang ada akan membuat kita lebih bersemangat. Hampir seluruh BGM dari game ini tergolong sangat bagus (mungkin BGM disini termasuk salah satu yang terbaik untuk Nintendo DS). Well,Yasunori Matsuda memang belum pernah mengecewakan para gamers dalam urusan BGM.
Naja : Jadi yu gak suka ai ngomong English haa?
Selain BGM, aspek sound lain yang harus diperhatikan adalah sound effect dan voice acting. Sound effect di Sands of Destruction ini terdengar cukup baik, fair enough untuk ukuran Nintendo DS. Sayangnya kualitas voice acting di game ini terdengar agak janggal dan kurang bagus. Versi Jepang dari game ini memiliki kualitas voice acting yang jauh lebih baik daripada versi US (tinggal pilih aja, mau yang mudah dimengerti tapi jelek, atau yang nggak ngerti tapi bagus, hehehe). Meskipun demikian, kualitas voice acting itu masih bisa tertutup dengan kualitas BGM yang bagus dari game ini, sehingga game ini memiliki nilai yang tinggi di segi sound.
Grafis : 8
Di saat kita memulai game ini, kita akan disuguhi dengan FMV keren yang menunjukkan petualangan dari seluruh karakter yang ada. Well, buat yang berharap game ini akan menggunakan 3D model, sayang sekali game ini menggunakan sprites untuk menggambarkan tiap karakter yang ada.
Tapi, bukan berarti game ini memiliki kualitas grafis yang jelek. Game ini menggunakan sprite 2 dimensi untuk menggambarkan tiap karakter, dan model 3 dimensi untuk background. Meskipun hanya 2D sprite, tapi tiap karakter memiliki animasi lucu di saat cutscene berlangsung. Hal ini membuat karakter ini jauh lebih hidup dari game lain. Selain itu, kadang muncul comic bubble yang menunjukkan emosi dari tiap karakter (ditunjukkan dengan emoticon, lucu kaan).
Kyrie :Saya lagi mau nanya jalan..nyasar nih
Penggambaran gerakan dalam battle mode pun cukup unik dan bagus. Pergerakan tiap sprite terlihat cukup luwes dan enak dilihat. Selain itu, animasi yang ada di saat melakukan special move pun cukup menarik untuk dilihat.
Design dari tiap karakter yang ada pun terlihat bagus dan lucu. Well, karakter utama dari game ini memang terlihat sangat ”shota” sekali, sehingga para gamer wanita pasti akan tertarik melihatnya (kalo ada cowok yang tertarik, no doubt he’s gay *kabur*).
Kyrie : Kak, Shota itu apa yah?
Pada saat memasuki dungeon, kita bisa memutar kamera dengan menggunakan tombol L atau R. Fitur ini bisa meminimalkan resiko nyasar di saat berkeliling dungeon, atau meninggalkan peti harta yang tidak terlihat (hiks, colongan curhat nih). Overall, grafis di game ini terlihat seperti game Xenogears yang diperbaiki di sana sini (which is good and better for Nintendo DS).