[PlayStation 3] White Knight Chronicles International Edition – Sony Computer Entertainment/Level-5 – RPG By LeeYunRain Published: February 16, 2010 PrintEmail
Ada satu elemen penting yang membuat cerita dalam WKC terkesan menarik dan elemen itu terletak pada nama game ini sendiri, White Knight Chronicles. Leonard merupakan karakter utama yang mendapat kemampuan untuk Henshin (berubah wujud) menjadi White Knight dalam legenda. Oleh dari hal itu, pastinya bakal membosankan kalau kamu tidak diberikan kesempatan untuk bertarung sebagai sang ksatria putih. Dalam battle, kamu juga dilengkapi dengan command “Transform” yang dimiliki karakter Leonard. Transform membutuhkan 7 AC. Dalam kondisi sebagai White Knight, setiap command yang dipilih akan mengkonsumsi MP. Apabila MP habis, maka Leonard akan kembali pada wujud manusia dengan jumlah AC yang juga kembali ke nol.
Battle system sebagai White Knight ala Xenogears
Dengan adanya fitur Henshin, berubah menjadi White Knight kiranya dirasa memberikan kesenangan tersendiri pada battle system yang sebenarnya cukup terkesan membuat kesal. Bisa dibilang menyebalkan berkat adanya sejumlah keterbatasan yang membuat battle dirasa kurang menguntungkan bagi kamu. Misalkan, meskipun kamu dapat bergerak dengan leluasa pada saat pertempuran, bukan berarti kamu dapat bebas menghindari serangan yang dilakukan oleh musuh. Selama kamu tidak keluar dari battle mode, musuh dapat terus menyerang kamu walaupun kamu terlihat berada jauh dari musuh. Jangkauan serangan musuh begitu luas, namun tidak bagi kamu dan teman-teman kamu. Kamu hanya bisa melakukan serangan dari jarak dekat. Hal itu dirasa kurang menguntungkan dengan musuh-musuh yang umumnya berdekatan dengan sifat agresif. Dengan ‘mencolek’ salah satunya, biasanya monster lain yang ada di sekitarnya akan segera ikut merepotkan kamu. Di saat terdesak seperti ini, ada baiknya kamu memberikan perintah pada kedua anggota party kamu. Mengubah sikap menyerang kedua rekan kamu atau memanggil mereka untuk memberikan healing sepertinya cukup dirasa membantu.
Ujian pertama Leonard sebelum jadi White Knight
WKC terhitung sebagai RPG dengan pergerakan alur yang linear. Game ini tidak banyak membutuhkan interaksi kamu dengan orang-orang dari kota ke kota. Tujuan-tujuan disini dipermudah untuk ditemukan dengan adanya lambang bintang yang ada pada map. Meskipun kamu bisa langsung meneruskan jalannya cerita dengan langsung menuju titik tersebut, ada juga sejumlah hal yang cukup perlu untuk diperhatikan. Equipments, aksesoris dan senjata bisa kamu peroleh dari membelinya di toko, juga bisa diperoleh dari melakukan binding atau penggabungan senjata di NPC. Untuk hasil yang lebih maksimal, sejumlah material khusus yang biasa kamu temukan di dungeon dapat kamu pergunakan untuk melakukan upgrade pada senjata.
Graphics 7
Sebagai sebuah game yang dirilis eksklusif PlayStation 3, WKC terbilang kurang memiliki kualitas grafis yang ‘wah.’ Buruk? Tidak juga, namun terkesan mengecewakan sebagai sebuah RPG next-gen yang baru dirilis saat ini. Tekstur yang ditampilkan kelihatan cukup kasar, tampilan environment dan karakter yang terlihat kurang hidup, dengan beberapa permasalahan grafis yang masih ditemukan seperti lip sync yang buruk, adanya pop-up yang kadang terjadi dan sejumlah object collision. Meskipun begitu, kualitas grafis dari game ini cukup didukung lewat sejumlah aspek. Di antaranya adalah art yang menarik seperti pada desain para Knight yang ada, equip armor yang berpengaruh terhadap tampilan karakter kamu, dan adanya FMV yang menarik untuk dilihat. Akan tetapi, ada kalanya sudut pandang kamera terasa cukup buruk seperti pada saat kamu mengendalikan White Knight.
Salah satu bagian terkeren dari grafis WKC
Sound 7
Aspek suara di dalam WKC diwarnai oleh kualitas BGM yang cukup baik dan enak untuk didengar dengan sound effects yang juga terdengar cukup detil. Sayangnya, seperti pada JRPG kebanyakan, kualitas voice over pada versi Barat ini cenderung terkesan memberi nilai kurang. Selain itu, sejumlah penyesuaian yang sebenarnya dirasa tidak terlalu penting pun dilakukan atas game ini. Seperti pada absennya soundtrack berjudul Travelers yang dibawakan secara vokal oleh Kazco Hamano untuk versi Jepangnya. Untuk versi internasional ini, soundtrack tersebut disosialisasikan hanya berupa instrumen.