[PSP] Iron Man – SEGA – Action By LeeYunRain Published: May 7, 2008 PrintEmail
Story 6
Loe akan berperan sebagai Anthony Edward “Tony” Stark, sang Iron Man. Enggak sama persis dengan filmnya, game ini menampilkan cerita yang telah diadaptasikan khusus untuk versi gamenya. Jadi, loe disini enggak akan cuma ketemu dengan Obadiah “Iron Monger” Stane, tapi loe juga bakal berhadapan dengan sosok-sosok yang enggak loe liat di movienya seperti Whiplash dan The Melter. Cara menyampaikan isi cerita dari game ini juga masih kerasa kurang. Diawali dengan scene saat Tony masih dikurung bersama dengan Yin Sen, yang pastinya enggak akan dimengerti jalan ceritanya oleh loe-loe yang belum nonton movienya. Selain itu, cerita dari game ini bakalan kerasa maksa bagi loe yang udah nonton. So, di game ini loe enggak bakal mendapatkan sajian cerita yang sama persis kayak di movienya.
Gameplay 6
Gameplaynya masih enggak jauh beda dari game-game action superhero pada umumnya. Loe bakal menggerakkan Iron Man untuk membasmi para penjahat dengan cara yang loe suka. Loe bisa menghajar musuh-musuh loe dari jarak dekat dan juga menembakkan repulsor, flamethrower, proyektil misil, atau uni-beam dari jarak jauh. Meskipun punya fitur auto target, pengarahan kamera dengan tombol segitiga, kotak, lingkaran, dan silang kayaknya cukup ngerepotin gamers dalam implementasinya. Upgrade kit senjata dan armor loe juga bakal bisa dibuka seiring dengan semakin jauh petualangan loe. Disini loe juga bisa terbang sebagaimana mestinya Iron Man dalam ceritanya dengan mengaktifkan after burner mode. Namun, sangat disayangkan bahwa kontrol dari after burner mode ini cukup menyulitkan. Loe bisa mengaktifkan after burner mode dengan menekan tombol L 2 kali dan mengarahkan kamera loe dengan tombol segitiga, kotak, lingkaran, silang, serta analog. Kontrol semacam ini cukup merepotkan loe untuk mengatur manuver pergerakan dalam after burner mode. AI dari musuh-musuh loe disini juga bakal kerasa kurang menantang, musuh yang ada kebanyakan punya damage yang kecil dan pola serang yang gampang ditebak.
Graphic 5,5
Tampilan grafik dari game ini masih belum bisa dibilang memuaskan. Grafik in-game-nya masih kurang, hal ini dapat dilihat dari tampilan environment yang masih belum rapi dan kurang hidup. Tampilan grafik karakter yang disajikan disini pun masih mengecewakan. Cutscene yang ditampilkan pada awal level memberikan tampilan cinematic, namun masih belum cukup oke untuk dibilang keren. Buat loe yang nyari game dengan grafis keren, kayaknya game ini enggak akan masuk list rekomendasi gue.
Sound 6
Kayaknya loe harus pasang headset loe sebelum memainkan game ini. Loe bakalan sulit untuk menentukan jelek atau bagusnya sound ini dengan speaker PSP loe. Karena BGM dan SFX yang diperdengarkan di game ini masih belum termasuk kategori game yang punya sound mantep. Suara yang disajikan game ini masih belum cukup pas untuk membawa loe ke dalam suasana menjadi seorang Iron Man. Meskipun punya BGM dan SFX yang mengecewakan, voice acting dalam game ini dilakukan oleh para pemeran versi movienya, loh. So, suara Robert Downey Jr. sebagai Tony Stark, Terrence “James Rhodes” Howard, dan yang lainnya bakal membuat loe serasa mendengar cuplikan dialog dari movienya. Sayangnya, hal ini masih belum diimbangi dengan kualitas BGM dan SFX yang oke punya. Game ini butuh kualitas yang lebih dari sekedar voice acting untuk bisa jadi game yang lebih keren.
Longevity 5,5
Game ini kayaknya bukan game yang bisa bikin gamers betah mainin lebih dari beberapa jam, deh. Gameplay yang membosankan dan grafis yang mengecewakan, bisa jadi alasan utama buat bikin gamers enggak betah mainin game ini. Mini game yang ada pun kebanyakan terkesan repetitif dan membosankan. Selain itu, game ini emang punya durasi level yang singkat dan lumayan cepet buat ditamatin.
Editor’s Tilt 5,5
Apakah loe seorang fanboy Iron Man? Kalau bukan, maka game ini bukan game yang pantas direkomendasikan untuk loe. Apalagi kalau loe adalah gamers yang mengharapkan nilai lebih dari grafik sebuah game, kayaknya game ini masih belum masuk kriteria game dengan kualitas grafik memuaskan, deh. Jujur, gue yang termasuk salah satu fanboy Iron Man pun kecewa melihat game yang dikembangkan oleh SEGA ini. Gue harap sih, developer-developer game bisa terinspirasi untuk mengembangkan game dengan lebih serius lagi sebelum merilis game-game yang diadaptasi dari movie. Ternyata game ini masih belum bisa menghapus anggapan bahwa game-game yang movie-based itu mengecewakan. Kalau loe udah mendapatkan kepuasan dari versi movienya, bisa jadi loe enggak akan mendapatkan kepuasan yang semacam itu dari mainin gamenya.