Menu

Add your banner here

 Login Panel
Username:
Password:
Remember Me

Not registered?
Register now!

Forgot your password?


VGI Podcast

 Berita Game Terbaru
Majesco Meramu Crafting Mama Untuk Nintendo DS

PlayStation Move Meliputi LBP, SOCOM 4, Move Party

Sony Siapkan Sports Champions untuk PlayStation Move

Update PlayStation Home 1.35, Tambahkan Item FFXIII

Playstation Move Didukung Banyak Game Developer

Playstation Move: Nama Resmi Motion Controller Sony

Namco Bandai Merilis Remake dari Prekuel Super Robot Taisen

Final Fantasy XIII Telah Dipasarkan 5 Juta Kopi di Seluruh Dunia

FFXIII PS3 Sertakan Bonus Item dan Akses FFXIV

PS3 Diprediksikan Lampaui Wii di 2013

[PlayStation 3/Xbox 360] Ghostbusters: The Video Game – Terminal Reality/Atari – Action
By LeeYunRain
Published: June 18, 2009
Print    Email


Share |


Gameplay 8,4

Kisah dari game Ghostbusters kali ini mungkin terasa cukup asing, meskipun bagi kamu yang mengaku penggemar dari kisah petualangan para pembasmi hantu ini. Tidak mengherankan, karena cerita ini sendiri dikisahkan terjadi pada tahun 1991, tepat dua tahun setelah versi layar lebar dari Ghostbusters II. Kamu tidak bermain sebagai Venkman, Ray, Egon, ataupun Winston, namun kali ini kamu berperan sebagai seorang anggota baru dari Ghostbusters yang belum pernah kamu lihat pada sebelumnya, seseorang yang tidak kamu ketahui namanya selain dengan sebutan “rookie”, “cadet”, atau apapun panggilan junior lainnya yang diberikan oleh para jagoan senior kamu. Akan tetapi, keempat jagoanklasik kamu, mobil Ecto-1, Slimer, beserta dengan hantu-hantu yang telah menjadi khasnya bakalan kamu temui kembali disini. Yang menarik, cerita dari game ini dan bagaimana itu dikemas benar-benar merupakan sesuatu yang sangat menarik. Setelah memainkan game ini langsung, kemungkinan besar kamu akan menganggap kalau game ini benar-benar sebuah kelanjutan yang sebenarnya dari Ghostbusters II. Tidak salah, karena game ini memang ditujukan sebagai kelanjutan tidak langsung untuk itu, bahkan dengan script yang juga ditulis oleh Dan “Raymond Stantz” Aykroyd dan Harold “Egon Spengler” Ramis. Apabila tidak mengalami kendala, versi movie yang sesungguhnya dari Ghostbusters III baru akan diluncurkan pada 2012.


Bekas mainan anak tuyul kali ya ini?

Kalau kamu pernah memainkan Luigi’s Mansion di GameCube, kamu bisa saja beranggapan bahwa game tersebut merupakan sebuah game yang erat dengan gaya Ghostbusters. Aksi Luigi dengan Poltergust 3000 pada waktu itu mungkin cukup mengingatkan gamers pada aksi para Ghostbusters dengan Proton Pack dan perangkap penangkap hantunya. Nah, melalui game terbaru ini, gamers dapat merasakan pengalaman sesungguhnya sebagai seorang Ghostbuster, yang tentunya telah lama dinantikan oleh para penggemar filmnya pada era 80-an hingga awal 90-an. Lebih dari sekedar 2D side-scrolling atau apapun genre yang pernah dibawakan pada versi klasiknya, game kali ini benar-benar merupakan sesuatu yang paling menyerupai bagaimana film aslinya dibawakan. Sejumlah hal yang sangat familiar dengan Ghostbusters akan banyak kamu temukan di dalam game ini. Cukup untuk membuat kamu tersenyum-senyum sendiri sambil mengingat bagaimana seharusnya itu dilakukan pada filmnya.


Menarik hantu masuk perangkap, salah satu bagian menarik game ini

Pada awal game ini, kamu sebagai seorang junior baru akan diperkenalkan dengan markas dari Ghostbusters. Slimer yang lepas akan membuat ulah, dan itulah tugas pertama yang harus kamu jalankan. Kamu akan diperkenalkan dengan Proton Pack yang merupakan senjata khas dari Ghostbusters. Tombol RT berguna untuk menembakkan Proton Beam pada target. Apabila target sudah berada dalam keadaan kritis atau siap untuk ditangkap, menekan tombol X akan membuat kamu melemparkan perangkap. Hantu yang sudah melemah dapat kamu ikat dengan Proton Stream dan LB sehingga bisa kamu arahkan pada perangkap yang sudah kamu lemparkan. Untuk mempermudah gamers dalam mengarahkan target pada perangkap, kamu dapat memanfaatkan fitur Slam dengan menekan LT untuk membanting hantu ke arah perangkap. Apabila sudah tepat berada di atas perangkap tersebut, cahaya dari perangkap hantu akan membuka dan kamu bisa menarik target untuk masuk ke dalamnya. Tidak semudah yang dibicarakan, hantu-hantu yang ada juga dapat melakukan perlawanan dan berusaha kabur dari tangkapan. Kalau dari apa yang berusaha saya jelaskan ini, kamu yang mengaku penggemar Ghostbusters pastinya bisa membayangkan sendiri seperti apa serunya bagian ‘wajib’ dari Ghostbusters ini. Kalau masih belum bisa terbayang, coba gamers ingat-ingat bagaimana cara menangkap Pokemon. Mirip begitu? Sebenernya nggak juga sih, cuma ya mirip-miripin aja deh daripada nggak ada bayangan sama sekali…


Tampilan third-person cukup sesuai untuk digunakan pada game ini

Membandingkan menangkap hantu disini mirip dengan Pokemon? Tidak sepenuhnya bisa disalahkan. Bagi kamu yang sudah akrab dengan film-film Ghostbusters pastinya kamu sudah mengenal apa yang disebut dengan PKE (Psycho-Kinetic Energy) Meter dan Ecto-Goggles. Kedua benda khas tersebut bisa kamu temukan dan pergunakan di game ini. Dengan menekan tombol Y, kamu akan mengaktifkan penglihatan dengan menggunakan Ecto-Goggles dan PKE Meter dalam keadaan aktif. Ecto-Goggles berfungsi untuk memperlihatkan sosok hantu yang bersembunyi, dengan PKE Meter sebagai penunjuk arahnya. PKE Meter yang menunjukkan warna hijau dan frekuensi yang menguat mengartikan arah yang dituju, warna merah menunjukkan adanya kehadiran hantu, sedangkan warna biru menunjukkan adanya artefak sebagai collectible pada game ini. Dalam keadaan menggunakan Ecto-Goggles dan PKE Meter, mengarahkan PKE Meter dan menekan tombol RT pada hantu yang muncul akan menangkap keterangan dari sasaran tersebut serta memasukkannya ke dalam indeks database yang kamu punya. Hal ini cukup mengingatkan kamu dengan salah satu bagian di game-game Pokemon dimana monster yang kamu temui fisiknya akan turut menambahkan koleksi database monster kamu.



Page 1 of 2 | Next Page »
- 2603 Views

View Comments (2)






 Facilities

Enjoy our facilities, just for Gamer Indonesia!

RSS Feeds
Widget for Mac
Video Podcast

 Artikel VGI
March 6, 2010
 Selamat Ulang Tahun ke-10 PS2

March 5, 2010
 INAICTA 2010 Angkat Tema "Membangun Kreativitas Digital Untuk Kemakmuran Bangsa"

March 4, 2010
 BrickRiver Gaming: “Markas” Anggota PlayStation Home Indonesia
 Berita Game Domestik Edisi February 2010 - Heavy Rain On Valencia

February 9, 2010
 [Lensa VGI] Game Lab Featuring WAP Games by Sega @ FAB Cafe

February 8, 2010
 Wawancara VGI dengan Wakil dari Sega Mobile Business Development

February 3, 2010
 Editorial VGI Februari 2010 - Hasil Akhir Readers Choice Award VGI 2009

February 2, 2010
 [Lensa VGI] AyoDance 3rd Birthday Party @ Ayola, Mangga Dua Square

February 1, 2010
 Berita Game Domestik Edisi Januari 2010 - Games di Tahun Baru

January 28, 2010
 Editorial VGI Januari 2010 - Hasil Akhir VGI Awards 2009

January 27, 2010
 [Lensa VGI] Point Blank 1st National Championship Final @ MOI

January 26, 2010
 [Lensa VGI] Launching Game Terbaru Lyto 2010, Jalin Kerjasama dengan PlayOn

December 31, 2009
 Editorial VGI Desember 2009 - Goodbye 2009 & Nominasi VGI Awards 2009
 Berita Game Domestik Edisi Desember 2009 - NDS LL dan Xbox Elite

December 24, 2009
 Selamat Hari Natal 2009

December 22, 2009
 Drift City Online Gathering @ Blok M Plaza, 20 Desember 2009

December 21, 2009
 Telkom Luncurkan Speedy Games

December 7, 2009
 Laporan Acara Nonton Bareng "Zombieland" Warga VGI
 [Lensa VGI] Jakarta Toyz Mania Fair 2009 @ STC Senayan - 5, 6 Desember 2009

December 4, 2009
 [VGI Labs] Playstation 3 Fat VS Playstation 3 Slim


VGI Podcast