Akhir tahun 2007 silam, sebuah game baru lahir dari tangan developer yang sebelumnya telah dikenal lewat Neverwinter Nights, Jade Empire dan Star Wars: Knights of the Old Republic, BioWare. Dirilis dengan judul Mass Effect, game tersebut kembali mengusung genre action RPG yang telah menjadi genre andalan dari sang developer. Dengan menampilkan setting ruang angkasa ala Star Trek sebagai latar ceritanya, Mass Effect kembali menyajikan kombinasi gameplay TPS dengan elemen RPG bergaya Barat yang ditekankan pada segi cerita dan visualisasi sinematiknya. Maka dari itu, tidak diragukan lagi kalau game tersebut berhasil mengumpulkan banyak tanggapan baik dari berbagai kalangan industri game. Meneruskan sukses yang sebelumnya telah disandang oleh nama game tersebut, BioWare pun menelurkan satu lagi game Mass Effect, yang memang nyatanya disebutkan akan jadi sebuah trilogi.
Gameplay 9,3
Melanjutkan cerita petualangan Commander Shepard dan para awak dari SSV Normandy, Mass Effect 2 kembali mengawali ceritanya di kapal ruang angkasa tersebut. Tidak tanggung-tanggung, pada bagian awal dari game ini, gamers langsung disuguhkan dengan adegan menegangkan dimana Normandy tengah mendapat serangan dari sebuah kapal asing. Dalam serangan yang berhasil merusakkan kapal antariksa itu, Shepard pun memberikan perintah evakuasi terhadap seluruh awaknya. Berhasil mengevakuasi para awak Normandy, namun tidak dengan dirinya. Ia terhempas ke ruang angkasa setelah berhasil meyakinkan juru kemudinya, Joker, untuk masuk ke dalam pod evakuasi. Gagal menyelamatkan dirinya sendiri, Shepard pun tewas. Dua tahun setelah kejadian itu, Shepard terbangun di stasiun ruang angkasa milik Cerberus. Rupanya, jenazah Shepard telah diambil alih dan dibangkitkan kembali oleh kelompok tersebut. Terbangun dalam situasi yang lagi-lagi menegangkan akibat serbuan musuh, Shepard pun harus mempertahankan dirinya. Dari situ, ia lalu bertemu dengan kedua orang agen Cerberus, Miranda dan Jacob. Pertemuan tersebut kemudian mengantarkannya pada sosok yang disebut sebagai Illusive Man. Pria itu menginginkannya untuk sekali lagi memimpin awak SSV Normandy yang baru sekaligus memerangi ancaman bagi seluruh penghuni koloni. Tema sci-fi yang dibawakan dengan bumbu-bumbu penambah kompleksitas membuat cerita dari game ini sangat menarik untuk diikuti sampai selesai.
Shepard: "Kamu E.T. buatannya Om Spielberg, ya?"
Mass Effect 2 mengusung genre yang dikategorikan sebagai action RPG, dimana game ini memadukan gameplay action ala game third-person shooter pada umumnya, dengan sentuhan RPG bergaya Barat yang memungkinkan kamu untuk mengatur perkembangan peran karakter kamu. Di dalam game ini, kamu bisa memilih untuk melanjutkan sekuel ini dengan Shepard yang sudah kamu buat dan mainkan dari game pertamanya, atau membuat karakter Shepard yang baru bagi kamu yang baru saja mulai bermain pada kali ini. Kamu bisa menamainya (hanya sebatas nama depan yang nggak akan berpengaruh di dalam permainannya), mengatur jenis kelamin berikut penampilan fisiknya, memilih job class yang ingin dikuasai, dan latar belakang dari karakternya. Untuk fitur custom pada tampilan fisiknya, game ini bisa dibilang cukup baik dalam menyediakan detil, walaupun pilihan bentuk fisik yang ada masih dirasa agak kurang banyak dalam menyajikan variasi. Sedangkan untuk job class-nya, masih tersedia enam pilihan yang sama seperti pada prekuelnya: Soldier, Infiltrator, Vanguard, Engineer, Adept, dan Sentinel, dengan spesialisasi tersendiri pada masing-masingnya kelasnya.
Jalin hubungan baik dengan cewek ini (baca: pacarin)
Memuaskan berkat adanya peningkatan kualitas dalam hal gameplay. Elemen gameplay TPS pada kali ini masih disajikan dengan baik seperti halnya pendahulunya atau game-game TPS kebanyakan. Kamu bakal memanfaatkan covering objects untuk berlindung sambil menembak musuh yang ada, memberikan perintah atau melakukan flanking bersama teman setim kamu, mengganti senjata yang kamu bawa, dan juga melakukan serangan biotics yang berperan sebagai serangan magic dalam game ini. Seperti halnya game-game shooter umumnya, game inipun menyertakan pula mekanisme health/shield regen dan tampilan efek sekarat yang muncul pada saat kamu menerima tembakan secara terus-menerus. Dengan hadirnya party member, mereka juga dapat sekarat seperti halnya kamu. Khusus bagi teman setim kamu, kamu bisa menyembuhkannya dengan menggunakan item penyembuh yang disebut medi-gel. Jangan terlalu khawatir dulu, AI dari rekan setim kamu bisa dibilang bekerja dengan relatif baik. Dukungan sentuhan ala TPS ini otomatis membuat aksi dalam gameplay-nya jadi lebih menarik dan tidak membosankan.
Tembak-tembakan jadi nilai lebih buat action RPG yang satu ini